Cetak Kader Militan, PAC GP Ansor Kedungjajang Gelar PKD II: Bukan Sekadar Pengakuan, Tapi Mengabdi untuk Negeri
- account_circle BSA Jawa Timur
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

sambutan sekaligs membuka kegiatan pkd pac gp ansor kedungjajang oleh sahabat m. yunus
Lumajang, Ansor Jatim – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kedungjajang resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) II pada Sabtu (30/05/2026). Bertempat di Pondok Pesantren Darus Sholah, Tempursari, Kedungjajang, kegiatan yang mengusung tema “Ansor Maju Berperan Untuk Negeri” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan kader di tingkat akar rumput.
Wakil Sekretaris Bidang Organisasi PW GP Ansor Jawa Timur, M. Yunus, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PAC dan PC GP Ansor Lumajang yang telah konsisten menjalankan agenda kaderisasi. Baginya, kaderisasi adalah jangkar utama organisasi yang harus terus dijaga agar roda organisasi tetap berjalan dinamis dan berintegritas.
“Jangan pernah menjadi kader Ansor jika tujuannya duniawi. Tanggung jawab kita adalah mengayomi masyarakat dan bermanfaat bagi umat. Mudah-mudahan, melalui khidmat ini, kita bisa mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW serta barokah dari para muassis Nahdlatul Ulama,” tegas M. Yunus di hadapan para peserta.
Ia menambahkan, esensi dari mengikuti PKD bukanlah sekadar seremonial untuk mendapatkan pengakuan sebagai kader, melainkan bagaimana output setelah pelatihan nantinya para peserta mampu benar-benar terjun dan berkhidmat dalam organisasi GP Ansor secara nyata dan berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PC GP Ansor Lumajang, Izzuddin, M.H. (Gus Udin), turut menegaskan bahwa PKD merupakan langkah awal untuk bergabung dalam organisasi. Ia menekankan bahwa menjadi kader Ansor menuntut keaktifan dan wawasan luas agar organisasi ini mampu melangkah lebih jauh dan menjadi teladan bagi organisasi kepemudaan lainnya.
“PKD ini bukan ajang untuk diakui sebagai kader semata, tapi bagaimana sekiranya kalian nantinya diakui menjadi santrinya KH Hasyim Asy’ari. Menjadi kader Ansor harus mempunyai ide dan gagasan yang segar sehingga dapat disalurkan untuk membawa GP Ansor ke arah yang lebih baik,” ujar Gus Udin.
Kegiatan PKD II ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi para pemuda di Kedungjajang. Dengan semangat yang telah ditanamkan, para kader baru diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa perubahan positif bagi masyarakat luas di Kabupaten Lumajang. (*)
- Penulis: BSA Jawa Timur
