Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » TOKOH INSPIRING MENCINTAI INDONESIA

TOKOH INSPIRING MENCINTAI INDONESIA

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
  • visibility 446
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam banyak hal, mencintai Indonesia sebagai bangsa dan negara tidak datang tiba-tiba, tapi dibutuhkan proses yang sangat panjang yang ikut membentuk pelakunya, Sang Pecinta. Mencintai dalam konteks ini tidak saja di mulut dengan mengatakan hubbu al-wathan min iman, melainkan juga dalam praktik kehidupan sosial kemasyarakatan. Bukannya, ungkapan dimulut kurang memberikan arti apa-apa, jika tidak dibarengi oleh aksi nyata dan konkrit. Bukannya cinta harus dibuktikan dalam kenyataan.

Proses interaksi sosial dan budaya yang mempengaruhi jalan hidup seseorang akan berpengaruh pada kualitas komitmen pada cara menegaskan kecintaan pada Indonesia dalam bingkai keragamaan agama, suku dan ras. Tidak ada orang yang kualitas komitmennya tinggi kepada bangsa lahir dalam ruang kosong. Karenanya, interaksi sosial yang terbuka dengan siapapun akan melahirkan sosok individu yang terbuka menerima keragaman dalam konteks kebangsaaan.

Itulah kira-kira pernyataan awal setelah membaca buku Gus Yaqut: Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia. Buku yang cukup tebal ini __dengan jumlah halaman 485_ menarik untuk dibaca di tengah tantangan mencintai Indonesia terus ada, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Buku yang ditulis oleh tim Ansor Channel penting; setidaknya dalam rangka menjadi bahan referensi, sekaligus inspring untuk tetap mencintai Indonesia dalam kondisi apapun dengan belajar pada Gus Yakut sebagai tokoh sentral yang menjadi bahasan.

Ada dua hal penting, menurut penulis dengan membaca bukuini, pertama, lingkungan keluarga. Gus Yakut lahir dari lingkungan pesantren yang sangat kuat; lingkungan santri telah dialaminya sejak lahir sehingga menjadi cukup beralasan bahwa Gus Yaqut selalu bergerak dalam ideologi yang diperjuangkan oleh kalangan kiai-kiai pesatren, yakni keberislaman yang berhaluan Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah di satu sisi dan keindonesiaan yang harmoni dalam bingkai kebhinnekaan.

Di samping itu, keterbukaan keluarga besar KH. Kholil Bisri dalam memberikan teladan yang sangat berarti pada pertumbuhan dan perkembangan Gus Yakut serta saudara-saudaranya. Posisi Kiai Kholil, misalnya, bukan hanya pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang, ia tercatat juga sebagai aktivis NU. Bahkan menjadi politisi Muslim yang berkali-kali menempati posisi strategis di DPRD tingkat II hingga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI serta ikut menginisiasi pendirian Partai Kebangkitan Bangsa, lih. 11-38.

Di samping itu, kedua, pengaruh keterbukaan pergaulan, dan keterbukaan membaca pikiran-pikiran orang yang terbuka wawasannya. Sebut saja misalnya, kegandrungan Gus Yaqut pada pemikiran dan pergerakan yang dilakukan oleh KH. Abdurrahman Wahid, khususnya dalam mengawal isu-isu toleransi dan keragaman agama, suku serta ras. Keterbukaan ini sangat penting sebab dengan terbuka wawasan, seseorang akan terbuka juga dalam mengambil tindakan dan pergaulan serta konsisten bergerak pada melawan intoleransi.

Salah satunya, misalnya, tekad Gus Yaqut mengambil pilihan mendukung Ahok kaitan Pilgub DKI tidak lain dalam rangka agar kiranya intoleransi tidak bersemai secara masif di Indonesia. Biarkan pilgub berjalan secara damai dan biarkan rakyat memilih dengan hati nuraninya, tanpa ada penggunaan simbol-simbol agama untuk kepentingan politik sesaat, apalagi menggunakan agama sebagai pembenar tindakan intolerasi kepada yang berbeda.

Akhirnya, Gus Yaqut sebagai tokoh muda yang terus menebarkan cara berpikir terbuka dengan siapapun. Apa yang digerakkan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan sejatinya adalah kerja-kerja berkelanjutan untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diadopsi dari kultur keluarga santri, pergaulan yang terbuka serta pengetahuan yang terbuka dengan belajar pada tokoh-tokoh progresif sebelumnya.

Semoga kita bisa belajar, hanya intinya dari semua itu adalah keterbukaan hidup berinteraksi dengan siapapun yang beragam. Pastinya, interaksi ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang religius sebagai karakter keindonesiaan kita.

Peresensi :

Wasid Mansyur

Waka PW GP Ansor Jawa Timur

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • ANSOR MALAYSIA GELAR KONFERCAB II, SAHABAT AGUSTINA FAIZIN RESMI PIMPIN PERIODE 2026–2030

    ANSOR MALAYSIA GELAR KONFERCAB II, SAHABAT AGUSTINA FAIZIN RESMI PIMPIN PERIODE 2026–2030

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • visibility 604
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, Ansor Jatim – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Malaysia menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-2 pada Ahad (8/2/2026) di Hotel Adamson, Kuala Lumpur. Konfercab ini menjadi momentum konsolidasi organisasi dengan mengusung tema “Kokoh dalam Tradisi, Progresif dalam Transformasi.” Dalam forum tersebut, Agustina Faizin, S.Pd. resmi ditetapkan sebagai Ketua PC GP Ansor […]

  • Panglima Ekspres, Biro Haji Milik Kader Ansor Charter Pesawat Dengan Ratusan Kursi Paket Haji Furoda 2022

    Panglima Ekspres, Biro Haji Milik Kader Ansor Charter Pesawat Dengan Ratusan Kursi Paket Haji Furoda 2022

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Surabaya – Panglima Express sebuah biro wisata haji dan umroh yang dimiliki oleh kader Ansor H. Muhibbin telah banyak dikenal oleh masyarakat sebagai biro haji dan travel amanah nan presisi. Setelah sempat terhenti akibat situasi pandemi global, di tahun ini setelah pemerintah kerajaan Arab Saudi kembali membuka akses perjalanan ke tanah suci, Panglima Tour and […]

  • Satkoryon Cerme Adakan Diklatsar Banser di Tengah Pandemi Covid 19.

    Satkoryon Cerme Adakan Diklatsar Banser di Tengah Pandemi Covid 19.

    • calendar_month Minggu, 27 Des 2020
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Gresik – Kaderisasi harus terus berjalan disetiap organisasi dan ini menjadi tanggung jawab kepengurusan dalam masa periodesasi dalam organisasi. Hal ini juga tidak menyurutkan proses kaderisasi Banser di Satkoryon Wilayah Cerme dalam Giat Diklatsar Banser. Yang dilaksanakan mulai tanggal 25-27 Desember 2020. Kegiatan ini dipusatkan di SKB (Sanggar kegiatan belajar) di Cerme kidul kecamatan Cerme […]

  • GP Ansor Ranting Tebuwung Gelar MDSRA Dan Ngaji Kebangsaan

    GP Ansor Ranting Tebuwung Gelar MDSRA Dan Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Gresik – Bertempat di Musholla Hidayatullah Ponpes Hidayatullah Tegalrejo Tebuwung Dukun Gresik. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Tebuwung Dukun Gresik Gelar Majelis Dzikir Shalawat Rijalul Ansor (MDSRA) dan ngaji Kebangsaan. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh anggota GP Ansor, Banser dan RA Rijalul Ansor Ranting Tebuwung. Puluhan kader NU ini mengikuti kegiatan tersebut penuh Khidmah sampai acara […]

  • Awali Program Tahun Baru GP Ansor Tebuwung Gelar Khatmil Qur’an Dan MDS RA

    Awali Program Tahun Baru GP Ansor Tebuwung Gelar Khatmil Qur’an Dan MDS RA

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Gresik – Satu bulan setelah Rapat kerja (Raker) di Agrowisata Klumpit Tuban. Jajaran pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tebuwung Dukun Gresik langsung tancap Gas menggelar Khatmil Qur’an dan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA). MDA RA adalah bagian penting dalam membangun kebersamaan di organisasi Ansor karena seluruh pilar kekuatan GP Ansor kumpul menjadi […]

  • PW GP Ansor Jatim Terima Kunjungan Studi Banding PW GP Ansor DIY: Dari Mataram Menuju Majapahit, Sinergi Kader untuk Negeri

    PW GP Ansor Jatim Terima Kunjungan Studi Banding PW GP Ansor DIY: Dari Mataram Menuju Majapahit, Sinergi Kader untuk Negeri

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ansor Jatim – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur (Jatim) menerima kunjungan resmi dari PW GP Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka kegiatan Studi Banding Organisasi, Sabtu (29/6/2025). Acara berlangsung di Aula Graha PW GP Ansor Jatim, Jl. Masjid Al-AkbarTimur No.9A, Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jatim. Dengan mengusung tema “Dari Mataram […]

expand_less