BAGANA Jatim Salurkan Tandon Air untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
- account_circle BSA Jawa Timur
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- visibility 147
- comment 0 komentar

Aceh Tamiang, Ansor Jatim — Satuan Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Jawa Timur (Jatim), kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Di sela-sela tugas pemulihan pascabencana hidrometeorologi serta tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, BAGANA Jawa Timur menyalurkan bantuan tandon air bersih kepada masyarakat yang mengalami krisis air.
Bantuan tersebut diserahkan pada Kamis, (15/01/2026), kepada warga Dusun Sukajaya, Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Wilayah tersebut menjadi salah satu daerah terdampak bencana yang hingga kini masih mengalami kekurangan air bersih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran tandon air ini merupakan solusi jangka pendek guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Sementara untuk solusi jangka panjang, BAGANA Jawa Timur bersama Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat tengah mempersiapkan program pengeboran sumur air agar masyarakat tetap memiliki akses air bersih, khususnya saat musim kemarau.
Tim BAGANA Jawa Timur, Rudi Hartono dan Hendro Eko Purwanto, yang telah hampir satu bulan bertugas di wilayah Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan hanya untuk penanganan darurat, tetapi juga memastikan keberlanjutan pemulihan masyarakat pascabencana.
“Bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar kemanusiaan. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya selamat dari bencana, tetapi juga dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak,” ujar Kasatsus BAGANA Jawa Timur, Rudi Hartono.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, BAGANA Jawa Timur berkolaborasi dengan relawan Nurul Hayat Surabaya, serta didukung oleh Departemen Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat PW Ansor Jawa Timur, untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (**)
- Penulis: BSA Jawa Timur
