Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketua LBH Ansor Sidoarjo : Kebijakan Pembagian Kuota Haji Tambahan 50:50 Bukanlah Perilaku Korupsi

Ketua LBH Ansor Sidoarjo : Kebijakan Pembagian Kuota Haji Tambahan 50:50 Bukanlah Perilaku Korupsi

  • account_circle BSA Jawa Timur
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sidoarjo, Ansor Jatim – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kabupaten Sidoarjo, Heru Krisbianto, SH, MH mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk sebagai lembaga independen untuk memperkuat penegakan hukum tindak pidana korupsi yang memiliki karakter luar biasa (extraordinary crime). Bukan menjadi alat politik kekuasaan maupun instrumen untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Dalam praktiknya, penanganan perkara yang melibatkan aktor politik sering menimbulkan persepsi publik bahwasanya tindakan KPK bernuansa politik. Persepsi ini terlepas benar atau tidak, memiliki implikasi serius terhadap legitimasi lembaga, stabilitas politik, dan kualitas demokrasi,” katanya.

Heru menegaskan, Isu “Nuansa Politik” dapat dianalisis melalui tiga pendekatan, antara lain Teori Independensi Lembaga Penegak Hukum, Lembaga antikorupsi harus memiliki otonomi operasional, bebas intervensi kekuasaan, dan berbasis due process of law.

“Selanjutnya, teori Rule of Law vs Political Instrumentalization, penegakan hukum idealnya tunduk pada supremasi hukum, bukan menjadi instrumen pertarungan kekuasaan, serta Public Trust Theory Efektivitas lembaga penegak hukum sangat bergantung pada kepercayaan publik, bukan hanya kewenangan normatif,” tegasnya.

Menurut Heru, isu “Nuansa Politik” tersebut bisa berdampak Negatif (jika muncul persepsi politisasi) seperti tuduhan selective enforcement (penegakan tebang pilih), delegitimasi proses hukum di mata public, terganggunya asas praduga tak bersalah oleh framing politik, serta potensi judicial harassment (hukum sebagai alat tekanan).

“Bahwa dalam hukum administrasi negara dan hukum pidana, kebijakan atau diskresi tidak dapat dipidanakan selama tidak ditemukan adanya unsur niat jahat (mens rea) dan keuntungan pribadi atau korporasi,” tandasnya.

Lebih lanjut, Heru menambahkan, bahwa parameter niat jahat (mens rea) adalah crime of calculation. Seseorang hanya dapat dipidana jika terbukti memiliki niat jahat untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain. Sebuah kebijakan yang diambil demi kepentingan umum (kemanusiaan dan keselamatan), tidak boleh dikategorikan sebagai korupsi.

“Jika terdapat kesalahan administratif dalam pengambilan kebijakan, tidak serta-merta merupakan tindak pidana korupsi. Hal ini ditegaskan dalam UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, kesalahan prosedur tanpa adanya unsur kerugian negara yang dinikmati secara pribadi, maka penyelesaiannya harus melalui jalur administratif atau perdata, bukan pidana,” imbuhnya.

Dengan demikian, kebijakan pembagian Kuota Haji tambahan 50:50 oleh Gus Yaqut tersebut bukanlah tindak pidana. Berdasarkan UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah juga disebutkan Menteri Agama dapat membagi kuota haji tambahan sesuai pertimbangan tertentu demi keadilan dan kemaslahatan. Hal tersebut dalam istilah hukumnya adalah tindakan diskresi.

“Maksud dari diskresi di sini adalah ruang kebebasan bagi pejabat untuk bertindak demi kepentingan umum di luar aturan tertulis. Tanpa diskresi, birokrasi akan kaku. Kriminalisasi terhadap diskresi tanpa bukti kickback (suap) adalah preseden buruk bagi demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang inovatif,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, bahwa KPK semestinya memahami hal tersebut, terutama kaitannya dengan kemanusiaan dan keselamatan jiwa. Seharusnya KPK tidak membangun opini dan bermain politik yang dapat menyesatkan publik. Jika keberadaan KPK dalam menjalankan tugasnya dipengaruhi, diarahkan, atau dimanfaatkan untuk agenda politik tertentu, maka hal tersebut merupakan pengkhianatan terhadap mandat reformasi dan harapan rakyat.

“KPK menjadi kehilangan legitimasi moral dan konstitusional. Dalam kondisi demikian, maka lebih baik KPK dibubarkan daripada menjadi alat kekuasaan yang merusak keadilan hukum. Kami menilai, setiap langkah penegakan hukum harus menjunjung tinggi asas kepastian hukum, praduga tak bersalah, dan transparansi, agar tidak menimbulkan kegaduhan serta menghindari potensi pembunuhan karakter (character assassination),” ungkapnya.

Oleh karenanya, KPK dalam melakukan penegakan hukum harus murni, independen, dan tidak dijadikan alat kepentingan tertentu. LBH Ansor Sidoarjo menegaskan tidak akan bergeser sedikitpun dari barisan untuk melakukan pembelaan terhadap Gus Yaqut selaku kader Ansor.

“Kami bekomitmen untuk terus melakukan pendampingan hukum agar Gus Yaqut mendapatkan keadilan. Serta terus mengawal tegaknya supremasi hukum yang adil, serta berada di garda depan untuk memberikan advokasi terhadap kebijakan-kebijakan publik yang benar-benar ditujukan untuk kemaslahatan umat namun terancam oleh tafsir hukum yang keliru,” pungkasnya.

Pewarta : Yuli Riyanto

  • Penulis: BSA Jawa Timur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Konferancab GP Ansor Ujungpangkah

    Sukses Konferancab GP Ansor Ujungpangkah

    • calendar_month Sabtu, 7 Nov 2020
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Gresik- Gerakan Pemuda Ansor(GP Ansor) adalah Organisasi Yang selalu bergerak dinamis dan dinamika. Berkontribusi kepada NKRI dengan menjaga merawat dan mengawalnya. GP Ansor juga selalu menjaga Akidah Ala Ahlussunah waljamaah Annahdliyah. Konferensi Anak Cabang GP Ansor dapat menjadi tolok ukur dan Evaluasi selama masa periodesasi dalam rangka perjalanan berorganisasi. Seperti halnya GP Ansor Ujungpangkah sore […]

  • Diguyur Hujan Deras, Apel Pembukaan Susbalan Satkorwil Banser Jatim dan Satkorcab Banser Gresik Tetap Berlangsung

    Diguyur Hujan Deras, Apel Pembukaan Susbalan Satkorwil Banser Jatim dan Satkorcab Banser Gresik Tetap Berlangsung

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Gresik – Kendati hujan deras sempat mengguyur Lapangan Gelora Balongpanggang Gresik, tempat pelaksanaan apel pembukaan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) Satkorwil Jawa Timur ke XXXVIII dan Satkorcab Banser Gresik ke-II, Jum’at siang (25/11/2023), namun pelaksanaan tetap berlangsung dengan khidmat Sebanyak 150 calon Perwira Banser dari berbagai delegasi Satkorcab Banser se-Jawa Timur, Aceh dan Kalimantan itu tidak […]

  • Ansor Jatim Teguhkan Tradisi Sanad dan Intelektualitas melalui Majelis Lailatul Isnad

    Ansor Jatim Teguhkan Tradisi Sanad dan Intelektualitas melalui Majelis Lailatul Isnad

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Surabaya, Ansor Jatim – Ansor Jawa Timur kembali menegaskan jati dirinya sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya dikenal dengan militansi gerakan, tetapi juga kokoh dalam tradisi intelektual dan spiritual. Penegasan itu tampak dalam gelaran Majelis Lailatul Isnād yang berlangsung khidmat di Graha Ansor Jawa Timur pada Senin (16/2/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB […]

  • Inovasi Ansor Jatim : Pelatihan Mobile Digital Academy dan Eco Creative

    Inovasi Ansor Jatim : Pelatihan Mobile Digital Academy dan Eco Creative

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Pasuruan – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur selalu berinovasi seiring dengan kemajuan dan perkembangan teknologi. Hari ini Rabu (03/11/2021) menggelar pelatihan Mobile Digital Academy dan Eco Creative di Hall PCNU Pasuruan. Acara yang diikuti oleh perwakilan dari Pimpinan Cabang se Jawa Timur, menghadirkan narasumber dari crew NU Channel dan dibuka langsung oleh H. […]

  • Maulidan, Rijalul Ansor Jatim Ngaji Bersama Syaikh Adham Al Asimi dari Damaskus Suriah

    Maulidan, Rijalul Ansor Jatim Ngaji Bersama Syaikh Adham Al Asimi dari Damaskus Suriah

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Surabaya – Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Jatim mengadakan acara ngaji bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah yang dipusatkan di Aula Kantor PW Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim, Selasa (10/10/2023). Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini PW MDS Rijalul Ansor Jatim menghadirkan tamu istimewa yakni Syaikh […]

  • Korsik GP Ansor Tebuwung Iringi Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus Kecamatan Dukun

    Korsik GP Ansor Tebuwung Iringi Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus Kecamatan Dukun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Gresik – Kors musik (Korsik) adalah kelompok pemain yang memainkan musik pada waktu kegiatan upacara bendera dengan mengiringi beberapa lagu dan giat komando. Korsik sendiri dipimpin oleh seorang dirijen atau Konduktor. Sedangkan alat kelengkapan korsik adalah bassdrum, snardrum, terompet, tuba, dan cymbal. Semarak kemerdekaan RI ke 77 tahun 2022 dalam peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan. […]

expand_less