Cetak Kader Inovatif, ANSOR University Lumajang Resmi Luncurkan Roadmap Strategis
- account_circle BSA Jawa Timur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rapat Kordinasi Pengurus Ansor University Bersama Ketua PC GP Ansor Kab. Lumajang
Lumajang, Ansor Jatim – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Lumajang menancapkan tonggak sejarah baru dalam penguatan kapasitas kader. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi dan Finalisasi Roadmap ANSOR University Lumajang masa khidmah 2026–2030 yang berlangsung khidmat di Aula Resto Hotel Gajah Mada, Lumajang, Rabu (20/05/2026).
Pertemuan strategis ini menghasilkan visi besar untuk menjadikan ANSOR University sebagai pusat pengembangan kader yang adaptif, intelektual, spiritual, dan sosial. Fokus utama masa khidmah ini adalah penguatan kaderisasi berbasis akademik dan digital guna melahirkan kader yang inovatif, profesional, dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan era modern.
Ketua PC GP Ansor Lumajang, Izzuddin, M.H., menegaskan bahwa kehadiran ANSOR University adalah jawaban atas kebutuhan zaman yang menuntut profesionalisme.
“Kami ingin Ansor tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga unggul secara intelektual. ANSOR University harus menjadi kawah candradimuka bagi kader muda Lumajang agar lebih adaptif, memiliki daya saing, dan tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Izzuddin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Ansor University Kabupaten Lumajang, Dr. Zainul Arifin, menjelaskan bahwa program kerja yang disepakati mencakup spektrum yang luas, mulai dari pendidikan hingga kemandirian ekonomi.
“Kami akan mengakselerasi digitalisasi organisasi melalui sistem administrasi terintegrasi dan platform pembelajaran daring. Fokus kami adalah memastikan setiap kader mendapatkan akses pendidikan yang layak, pendampingan beasiswa, hingga inkubasi bisnis bagi pelaku UMKM kader agar mandiri secara ekonomi,” terang Dr. Zainul.
Program kerja tersebut meliputi pengembangan SDM melalui berbagai pelatihan, seminar nasional, workshop akademik, hingga penguatan gerakan sosial kemasyarakatan dan literasi moderasi beragama. Seluruh instrumen ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara pengabdian masyarakat dan pengembangan kompetensi individu kader.
Implementasi program akan dijalankan melalui roadmap strategis yang terukur, dimulai dari fase fondasi di tahun 2026, penguatan branding di 2027, ekspansi kolaborasi di 2028, perluasan jejaring di 2029, hingga mencapai fase kemandirian profesional dan berkelanjutan pada tahun 2030 mendatang.
Sebagai langkah nyata, organisasi segera menindaklanjuti kesepakatan ini dengan penyusunan grand design final, pembentukan tim kerja di setiap bidang, serta perancangan kalender program tahunan. Langkah-langkah teknis ini diambil untuk memastikan seluruh visi besar yang telah disepakati dapat terlaksana dengan efektif, progresif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
- Penulis: BSA Jawa Timur
