Akselerasi Kemandirian Ekonomi dan Digital, Ansor Mojokerto Gelar Dua Pelatihan Strategis
- account_circle BSA Jawa Timur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto Cyber : Instruktur Cyber Menjalakan Strategi WAR Room Digital Bersama Seluruh Anggota Cyber se-Kabupaten Mojokrto
Mojokerto, Ansor Jatim – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto menunjukkan langkah progresif dengan menggelar dua agenda besar sekaligus dalam satu hari. Fokus utama kali ini menyasar dua pilar penting, yaitu kemandirian ekonomi dan penguatan literasi digital, Sabtu (9/5).
Melalui Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), GP Ansor Kabupaten Mojokerto berkolaborasi dengan An Namiroh Travelindo mengadakan pelatihan bertajuk Jago Ngomong, Jago Jualan. Pelatihan ini diikuti kurang lebih 123 peserta dari kalangan Warga Nahdliyin maupun Mitra An Namiroh Travelindo se-Jawa Timur yang bertempat di Aula SMPTI Al Hidayah Kutorejo.
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman di mana produk yang bagus tidak akan terserap pasar jika tidak dikomunikasikan dengan baik. Peserta diajarkan teknik storytelling dalam berjualan, cara mengatasi demam panggung, hingga strategi konversi penjualan melalui platform digital. Instruktur Public Speaking Sahabat Anggriawan menekankan pentingnya kepercayaan diri dan artikulasi dalam meyakinkan calon pembeli. Sementara itu, pakar pemasaran digital Sahabat Rory Ahmad membedah algoritma media sosial dan teknik copywriting hingga Closing affiliate di dunia maya.
Ketua BUMA Ansor Kabupaten Mojokerto M.K.H. Arif Rivan menyatakan bahwa agenda ini merupakan bagian dari visi besar organisasi untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru dari kalangan Nahdliyin. “Kami tidak ingin kader maupun warga nahdlyin hanya menjadi penonton. Dengan label Jago Ngomong, Jago Jualan, kami ingin mereka menjadi aktor utama dalam perputaran ekonomi daerah.” tegasnya.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sejak sesi pagi hingga sore, interaksi antara peserta dan pemateri berlangsung dinamis dengan simulasi penjualan langsung dan praktik berbicara di depan kamera untuk konten promosi. Diharapkan pasca pelatihan ini, para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mengembangkan unit usaha masing-masing maupun mengelola lini bisnis di bawah naungan BUMA Ansor dengan lebih profesional dan profitabel.
Bentengi Arus Informasi, Badan Cyber Ansor Mojokerto Siapkan Pasukan Digital hingga Tingkat Ranting
Dalam waktu bersamaan, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto melalui Badan Cyber Ansor mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Literasi Digital di Hall Nine Starts PCNU Kabupaten Mojokerto yang diikuti 80 kader cyber dari Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC). Kegiatan ini dirancang sebagai respons atas maraknya aksi digital negatif dan penyebaran informasi yang tidak terfilter di tengah masyarakat.
Pelatihan ini bukan sekadar edukasi teknis, melainkan menjadi ajang konsolidasi besar-besaran untuk aktivasi kader di seluruh tingkatan. Badan Cyber Ansor menargetkan penguatan koordinasi yang solid mulai dari Pimpinan Cabang (PC) sebagai pusat komando di tingkat kabupaten, pimpinan Anak Cabang (PAC) sebagai penggerak di tingkat kecamatan dan Pimpinan Ranting sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di desa-desa.
Melalui agenda ini, GP Ansor Kabupaten Mojokerto secara resmi menyiapkan Pasukan Cyber yang kompeten. Tujuannya adalah memastikan agar seluruh instruksi, kebijakan, dan informasi positif dari Pimpinan Pusat (PP) maupun Pimpinan Wilayah (PW) dapat terakomodir dengan cepat dan akurat hingga ke level grassroot (akar rumput).
“Di tengah gempuran hoaks dan aksi digital yang liar, kader Ansor harus hadir sebagai penjaga ruang siber. Kami mengaktivasi mesin organisasi dari ranting hingga cabang agar satu komando dalam syiar digital,” ujar Fahmi selaku Ketua Badan Cyber Ansor Mojokerto.
Dengan dibekali literasi digital yang mumpuni, para kader diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten positif yang mampu mengimbangi narasi-narasi negatif di media sosial. Langkah ini mempertegas posisi GP Ansor Kabupaten Mojokerto sebagai organisasi yang adaptif dan siap mengawal keutuhan informasi di era kemajuan teknologi. (Nuruddin)
- Penulis: BSA Jawa Timur
