Tidak Hanya Andalkan Kekuatan Fisik, Banser Perkuat Wawasan Digitalisasi Kader
- account_circle BSA Jawa Timur
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
- visibility 110
- comment 0 komentar
- print Cetak

Susbalan : Kordinator Bidang Jurnalistik Divisi Media Informasi PW Ansor Jawa Timur, H. Moh. Yusuf saat mengisi materi literasi digital, di Ponpes Miftahul Hidayah, Sumber Nangka, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Sabtu (2/5/2026). (ansorjatim/wawan)
Pamekasan, Ansor Jatim – Puluhan peserta Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) di Satkorcab Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pamekasan, disuguhkan materi literasi digital, di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Hidayah, Sumber Nangka, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Sabtu (2/5/2026).
Materi itu menjadi salah satu materi utama guna membekali kader menghadapi tantangan zaman di era digitalisasi.
Kordinator Bidang Jurnalistik Divisi Media Informasi PW Ansor Jawa Timur, Sahabat Moh. Yusuf mengatakan, Banser itu tidak hanya fokus pada penguatan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga penguatan wawasan digitalisasi.
Kata Yusuf, menggunakan media sosial secara bijak, kemampuan memilah informasi, serta strategi menangkal penyebaran hoaks menjadi salah satu materi yang harus diketahui agar Banser bisa memfilter mana yang baik dan hoaks.
“Di jaman digitalisasi ini kita harus menyesuaikan dengan keadaan di tengah perkembangan teknologi,” katanya.
Yusuf mengatakan materi ini mencakup pengenalan ciri-ciri berita hoaks, teknik verifikasi informasi, hingga etika bermedia sosial, menurutnya, peserta juga harus aktif memproduksi konten positif yang menebarkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Lebih lanjut Yusuf mengatakan dalam kegiatan ini, Banser diharapkan tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas dalam digitalisasi.
“Di era digitalisasi ini Banser harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan kondusif,” pungkasnya.(wan)
- Penulis: BSA Jawa Timur
