Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lestarikan Budaya, Zawiyah Panglereman Selenggarakan Grebeg Maulid dan Pagelaran Wayang Kulit

Lestarikan Budaya, Zawiyah Panglereman Selenggarakan Grebeg Maulid dan Pagelaran Wayang Kulit

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

Pasuruan – Zawiyah panglereman yang terletak didaerah bersejarah Mancilan Kota Pasuruan selenggarakan Grebeg Maulid pada Rabu malam (21/10/2020).

Zawiyah Thoriqoh Tijaniyah, Pencak Silat dan dzikir ghofilin yang dipimpin oleh tokoh muda kharismatik Habib Ahmad Habibi Assegaf itu peringati acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW dengan cara yang spesial.

Dalam rangkaian acara grebek maulid tahun ini, Zawiyah Panglereman selain menggelar pembacaan sholawat maulid juga diisi dengan pertunjukan pagelaran wayang kulit.

Agenda maulid dengan berpijak pada pelestarian budaya ajaran walisongo berupa wayang kulit tersebut menjadi syiar tersendiri yang dilakukan oleh Zawiyah Panglereman ditengah semaraknya Hari Santri di Kota Pasuruan.

Habib Ahmad Habibi Assegaf yang menjadi pemimpin zawiyah menjelaskan tentang pentingnya uri-uri budaya luhur Jawa yang disiarkan oleh para Wali Songo. Terlebih dalam situasi mulai memudarnya budaya luhur Jawa dalam kehidupan masyarakat.

“Acara ini adalah Acara grebeg maulid dan pagelaran wayang kulit di zawiyah panglereman mancilan. Memperingati Maulid sekaligus pelestarian budaya luhur. ” Jelasnya.

Habib Ahmad Habibi Assegaf juga menjelaskan bahwa acara meriah semalam suntuk itu adalah murni acara maulidan dan pelestarian budaya, tidak ada kaitannya dengan Pilkada atau moment politik.

“Saya perlu luruskan bahwa ini adalah acaranya warga NU, tidak ada kaitannya dengan perpolitikan. Semua sumber dana yang digunakan acara maulid tersebut murni dihasilkan dari swadaya ikhwan zawiyah. Jangan sampai dikotori dengan adanya klaim dari salah satu paslon” Tandasnya.

Pergelaran wayang kulit sendiri diisi oleh dalang muda yang juga aktivis Lesbumi NU (Lembaga Seni Budaya Muslimin Nahdlatul Ulama) Ki Ardhi Poerboantono.

Dalam lakonnya, Ki Ardhi Poerboantono membawakan lakon Pandowo Syukur. Dalang Nahdliyin yang nyentrik itu dalam salah satu pertunjukannya memainkan mars syubanul wathan yang dibawakan dengan merdu oleh sinden dan iringan gamelan.

Pasuruan – Zawiyah panglereman yang terletak didaerah bersejarah Mancilan Kota Pasuruan selenggarakan Grebeg Maulid pada Rabu malam (21/10/2020).

Zawiyah Thoriqoh Tijaniyah, Pencak Silat dan dzikir ghofilin yang dipimpin oleh tokoh muda kharismatik Habib Ahmad Habibi Assegaf itu peringati acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW dengan cara yang spesial.

Dalam rangkaian acara grebek maulid tahun ini, Zawiyah Panglereman selain menggelar pembacaan sholawat maulid juga diisi dengan pertunjukan pagelaran wayang kulit.

Agenda maulid dengan berpijak pada pelestarian budaya ajaran walisongo berupa wayang kulit tersebut menjadi syiar tersendiri yang dilakukan oleh Zawiyah Panglereman ditengah semaraknya Hari Santri di Kota Pasuruan.

Habib Ahmad Habibi Assegaf yang menjadi pemimpin zawiyah menjelaskan tentang pentingnya uri-uri budaya luhur Jawa yang disiarkan oleh para Wali Songo. Terlebih dalam situasi mulai memudarnya budaya luhur Jawa dalam kehidupan masyarakat.

“Acara ini adalah Acara grebeg maulid dan pagelaran wayang kulit di zawiyah panglereman mancilan. Memperingati Maulid sekaligus pelestarian budaya luhur. ” Jelasnya.

Habib Ahmad Habibi Assegaf juga menjelaskan bahwa acara meriah semalam suntuk itu adalah murni acara maulidan dan pelestarian budaya, tidak ada kaitannya dengan Pilkada atau moment politik.

“Saya perlu luruskan bahwa ini adalah acaranya warga NU, tidak ada kaitannya dengan perpolitikan. Semua sumber dana yang digunakan acara maulid tersebut murni dihasilkan dari swadaya ikhwan zawiyah. Jangan sampai dikotori dengan adanya klaim dari salah satu paslon” Tandasnya.

Pergelaran wayang kulit sendiri diisi oleh dalang muda yang juga aktivis Lesbumi NU (Lembaga Seni Budaya Muslimin Nahdlatul Ulama) Ki Ardhi Poerboantono.

Dalam lakonnya, Ki Ardhi Poerboantono membawakan lakon Pandowo Syukur. Dalang Nahdliyin yang nyentrik itu dalam salah satu pertunjukannya memainkan mars syubanul wathan yang dibawakan dengan merdu oleh sinden dan iringan gamelan.

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Santri, Bendahara Ansor Jatim Membagikan 22 Paket Umroh Gratis

    Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Santri, Bendahara Ansor Jatim Membagikan 22 Paket Umroh Gratis

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2023
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Surabaya – Resolusi Jihad tahun 1945 yang diputuskan oleh Hadratusyeikh KH. Hasyim Asyari menjadi tonggak sejarah kepahlawanan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Sejarah heroik itu kemudian melahirkan Peringatan Hari Santri Nasional yang tepat dilaksanakan setiap tanggal 22 Oktober, tanggal dimana Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama diputuskan. Moment besar tonggak sejarah heroisme Santri tersebut mendapatkan perhatian […]

  • Merebaknya Penyakit PMK pada Hewan, Banser Jombang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

    Merebaknya Penyakit PMK pada Hewan, Banser Jombang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • visibility 221
    • 0Komentar

    JOMBANG – Banser Siaga Bencana (BAGANA) Satkoryon Kecamatan Diwek melakukan kegiatan Peduli Wabah Peyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Rabu, (15/6/22) Syamsul Huda, Kasatkoryon Diwek menuturkan, berawal dari keresahan warga dengan situasi banyaknya hewan ternak yang sakit pada kaki dan mulut hewan. Perlu adanya tindakan dari berbagai pihak untuk […]

  • SEJARAH BANSER VS PKI

    SEJARAH BANSER VS PKI

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • visibility 1.300
    • 4Komentar

    Tanggal 1 Oktober 1965 mulai pukul 03.30 sampai 05.00, gerakan makar PKI yang dipimpin oleh Letkol Untung menculik para Jenderal AD yang difitnah sebagai anggota Dewan Jenderal. Letjen Ahmad Yani, Brigjen DI Panjaitan, Mayjen Soetoyo, Mayjen Soeprapto, Brigjen S. Parman, dan Mayjen Haryono MT mereka culik dan bunuh (Puspen AD, 1965: 9-10). Sekalipun aksi itu […]

  • Sang Teladan Sahabat Andre Dewanto Berpulang, PW GP Ansor Jawa Timur Berduka

    Sang Teladan Sahabat Andre Dewanto Berpulang, PW GP Ansor Jawa Timur Berduka

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Malang – Keluarga besar Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur berduka. Sahabat Andre Dewanto Ahmad, Kader terbaik Ansor NU Jawa Timur berpulang ke Rahmatullah. Tepat hari Kamis 29 Juli 2021 pukul 05.00 WIB, Sahabat Andre Dewanto Ahmad ‘kapundut’ setelah beberapa hari di rawat secara intens di RSSA Malang. Sahabat Andre Dewanto Ahmad hingga menghembuskan […]

  • Madrasah Cyber, Inovasi Pertama di Indonesia oleh GP Ansor Jatim dan UIN Surabaya

    Madrasah Cyber, Inovasi Pertama di Indonesia oleh GP Ansor Jatim dan UIN Surabaya

    • calendar_month Jum, 17 Sep 2021
    • visibility 412
    • 0Komentar

    MOJOKERTO-Dunia digital dan cyber seperti hal yang tidak bisa terelakan lagi di era saat ini. Untuk menjawab hal tersebut, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur dan UIN Sunan Ampel, Surabaya, membuat inovasi baru. Inovasi tersebut adalah Madrasah Cyber, yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Nantinya, peserta Madrasah Cyber yang merupakan kader Ansor dari berbagai […]

  • Ansor Jatim Gerakkan Ekonomi Rakyat lewat Program “Patriot Ketahanan Pangan”

    Ansor Jatim Gerakkan Ekonomi Rakyat lewat Program “Patriot Ketahanan Pangan”

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Bangun Kedaulatan Pangan dari Desa: GP Ansor Jatim Gerakkan Ekonomi Rakyat lewat Program “Patriot Ketahanan Pangan” Jember, Ansor Jatim —Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya untuk membangun kemandirian pangan dan memperkuat ekonomi desa melalui program unggulan Patriot Ketahanan Pangan. Bertempat di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, PW GP Ansor Jatim menggelar rangkaian kegiatan bertajuk […]

expand_less