Breaking News
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lestarikan Budaya, Zawiyah Panglereman Selenggarakan Grebeg Maulid dan Pagelaran Wayang Kulit

Lestarikan Budaya, Zawiyah Panglereman Selenggarakan Grebeg Maulid dan Pagelaran Wayang Kulit

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
  • visibility 604
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pasuruan – Zawiyah panglereman yang terletak didaerah bersejarah Mancilan Kota Pasuruan selenggarakan Grebeg Maulid pada Rabu malam (21/10/2020).

Zawiyah Thoriqoh Tijaniyah, Pencak Silat dan dzikir ghofilin yang dipimpin oleh tokoh muda kharismatik Habib Ahmad Habibi Assegaf itu peringati acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW dengan cara yang spesial.

Dalam rangkaian acara grebek maulid tahun ini, Zawiyah Panglereman selain menggelar pembacaan sholawat maulid juga diisi dengan pertunjukan pagelaran wayang kulit.

Agenda maulid dengan berpijak pada pelestarian budaya ajaran walisongo berupa wayang kulit tersebut menjadi syiar tersendiri yang dilakukan oleh Zawiyah Panglereman ditengah semaraknya Hari Santri di Kota Pasuruan.

Habib Ahmad Habibi Assegaf yang menjadi pemimpin zawiyah menjelaskan tentang pentingnya uri-uri budaya luhur Jawa yang disiarkan oleh para Wali Songo. Terlebih dalam situasi mulai memudarnya budaya luhur Jawa dalam kehidupan masyarakat.

“Acara ini adalah Acara grebeg maulid dan pagelaran wayang kulit di zawiyah panglereman mancilan. Memperingati Maulid sekaligus pelestarian budaya luhur. ” Jelasnya.

Habib Ahmad Habibi Assegaf juga menjelaskan bahwa acara meriah semalam suntuk itu adalah murni acara maulidan dan pelestarian budaya, tidak ada kaitannya dengan Pilkada atau moment politik.

“Saya perlu luruskan bahwa ini adalah acaranya warga NU, tidak ada kaitannya dengan perpolitikan. Semua sumber dana yang digunakan acara maulid tersebut murni dihasilkan dari swadaya ikhwan zawiyah. Jangan sampai dikotori dengan adanya klaim dari salah satu paslon” Tandasnya.

Pergelaran wayang kulit sendiri diisi oleh dalang muda yang juga aktivis Lesbumi NU (Lembaga Seni Budaya Muslimin Nahdlatul Ulama) Ki Ardhi Poerboantono.

Dalam lakonnya, Ki Ardhi Poerboantono membawakan lakon Pandowo Syukur. Dalang Nahdliyin yang nyentrik itu dalam salah satu pertunjukannya memainkan mars syubanul wathan yang dibawakan dengan merdu oleh sinden dan iringan gamelan.

Pasuruan – Zawiyah panglereman yang terletak didaerah bersejarah Mancilan Kota Pasuruan selenggarakan Grebeg Maulid pada Rabu malam (21/10/2020).

Zawiyah Thoriqoh Tijaniyah, Pencak Silat dan dzikir ghofilin yang dipimpin oleh tokoh muda kharismatik Habib Ahmad Habibi Assegaf itu peringati acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW dengan cara yang spesial.

Dalam rangkaian acara grebek maulid tahun ini, Zawiyah Panglereman selain menggelar pembacaan sholawat maulid juga diisi dengan pertunjukan pagelaran wayang kulit.

Agenda maulid dengan berpijak pada pelestarian budaya ajaran walisongo berupa wayang kulit tersebut menjadi syiar tersendiri yang dilakukan oleh Zawiyah Panglereman ditengah semaraknya Hari Santri di Kota Pasuruan.

Habib Ahmad Habibi Assegaf yang menjadi pemimpin zawiyah menjelaskan tentang pentingnya uri-uri budaya luhur Jawa yang disiarkan oleh para Wali Songo. Terlebih dalam situasi mulai memudarnya budaya luhur Jawa dalam kehidupan masyarakat.

“Acara ini adalah Acara grebeg maulid dan pagelaran wayang kulit di zawiyah panglereman mancilan. Memperingati Maulid sekaligus pelestarian budaya luhur. ” Jelasnya.

Habib Ahmad Habibi Assegaf juga menjelaskan bahwa acara meriah semalam suntuk itu adalah murni acara maulidan dan pelestarian budaya, tidak ada kaitannya dengan Pilkada atau moment politik.

“Saya perlu luruskan bahwa ini adalah acaranya warga NU, tidak ada kaitannya dengan perpolitikan. Semua sumber dana yang digunakan acara maulid tersebut murni dihasilkan dari swadaya ikhwan zawiyah. Jangan sampai dikotori dengan adanya klaim dari salah satu paslon” Tandasnya.

Pergelaran wayang kulit sendiri diisi oleh dalang muda yang juga aktivis Lesbumi NU (Lembaga Seni Budaya Muslimin Nahdlatul Ulama) Ki Ardhi Poerboantono.

Dalam lakonnya, Ki Ardhi Poerboantono membawakan lakon Pandowo Syukur. Dalang Nahdliyin yang nyentrik itu dalam salah satu pertunjukannya memainkan mars syubanul wathan yang dibawakan dengan merdu oleh sinden dan iringan gamelan.

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melawan Sampah Tanpa Menunggu Negara

    Melawan Sampah Tanpa Menunggu Negara

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Oleh: Agus Ahmadi Aksi turun membantu korban bencana sering dipuji sebagai kepedulian sosial. Namun upaya mencegah bencana justru kerap dianggap tidak menarik, bahkan diabaikan. Pengelolaan sampah adalah contoh paling nyata. Ia tidak heroik, tidak viral, dan jarang mendongkrak elektabilitas. Karena itulah ketika negara berjalan lambat, masyarakat memilih bergerak lebih dulu. Aksi nyata pengelolaan sampah sejatinya […]

  • Ketua Kaderisasi PW Ansor Jatim Buka Golden PKD, Konsep Baru Kaderisasi di Jawa Timur

    Ketua Kaderisasi PW Ansor Jatim Buka Golden PKD, Konsep Baru Kaderisasi di Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Blitar, Ansor Jatim – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, sukses menggelar Golden Pelatihan Kepemimpinan Dasar (Golden PKD) di MTsN 04 Blitar. Program ini disebut sebagai terobosan menggunakan sistem baru dalam proses kaderisasi. Kegiatan kaderisasi ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Sabtu (25/1/2025) hingga Senin (27/1/2025). Saat pembukaan, Ketua Pimpinan Cabang […]

  • Ansor – Banser Sidayu Gelar Aksi Baksos di Alun – Alun

    Ansor – Banser Sidayu Gelar Aksi Baksos di Alun – Alun

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • visibility 272
    • 0Komentar

    GRESIK – Karena melihat alun-alun yang tidak terawat, banyak sampah plastik dan banyak tumbuhan liar. Maka ini menjadi ikhtiar bersama dalam kepedulian lingkungan untuk bakti sosial( Baksos). Oleh sebab itu Ansor Banser PAC Sidayu tergerak untuk melakukan aksi sosial bersih bersih Alun-alun tersebut. M. Hamam Nasiruddin, ketua PAC GP Ansor Sidayu terpilih mengatakan bahwa fungsi […]

  • Musyawarah Ranting NU Triwung Lor Berlangsung Khidmat, Kyai Zubaidi dan Ust Abu Hasan Terpilih Secara Aklamasi photo_camera 1

    Musyawarah Ranting NU Triwung Lor Berlangsung Khidmat, Kyai Zubaidi dan Ust Abu Hasan Terpilih Secara Aklamasi

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    Kota Probolinggo 16 Desember 2025 — Musyawarah Ranting (Musran) Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Baitul Muttaqin dan dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta perwakilan NU Banom NU di tingkat kecamatan dan kota.Acara dibuka oleh MC Ustadz Hasyim dengan […]

  • Cyber Ansor Jatim : Permadi Arya atau Abu Janda Tak Jelas Asal Usulnya

    Cyber Ansor Jatim : Permadi Arya atau Abu Janda Tak Jelas Asal Usulnya

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Ansorjatim, Surabaya – Permadi Arya alias Abu Janda yang dilaporkan bertindak rasis terhadap Natalius Pigai kerap terlihat mengenakan pakaian khas Banser di beberapa kesempatan kini diragukan status aslinya. Secara berturut-turut teguran datang dari PWNU Jawa Timur, PP GP Ansor, Hingga Tokoh sepuh PBNU dan Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara Kiai As’ad Said Ali. Menurut Kyai […]

  • PAC GP Ansor Panceng-Dukun (Pandu) Gelar Diklatsar Untuk Ciptakan Kader Militan

    PAC GP Ansor Panceng-Dukun (Pandu) Gelar Diklatsar Untuk Ciptakan Kader Militan

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Gresik – Gerakan pemuda (GP) Ansor Pimpinan Anak cabang (PAC) Kecamatan Panceng Dan Kecamatan Dukun bertekad untuk menggelar pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) sebagai bentuk wujud dalam pengkaderan Ansor Banser yang militan. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari di Ponpes Annur Sidorejo panceng Gresik. Dengan mengusung tema “Aku Hadir disini Karena Ruh Jasadku Masih utuh […]

expand_less