Ansor Jatim Terima Kunjungan Konjen Tiongkok di Surabaya, Dorong Kerja Sama Ekonomi
- account_circle BSA Jawa Timur
- calendar_month Ming, 15 Mar 2026
- visibility 120
- comment 0 komentar

Surabaya, Ansor Jatim — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Ye Su, beserta delegasi di Kantor PW GP Ansor Jawa Timur. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan persahabatan antar masyarakat serta membuka ruang dialog dan kerja sama yang lebih luas antara Jawa Timur dan Republik Rakyat Tiongkok.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok memiliki sejarah panjang yang telah terjalin selama berabad-abad, tidak hanya melalui diplomasi antarnegara tetapi juga melalui interaksi perdagangan, pertukaran budaya, serta hubungan antar masyarakat.
Saat ini, hubungan kedua negara terus berkembang secara dinamis, terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, perdagangan, teknologi, dan investasi.
Ansor Jatim menilai Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam hubungan tersebut. Berbagai investasi dan kerja sama yang berkembang di provinsi ini menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan ekonomi kawasan.
PW GP Ansor Jawa Timur juga mencermati secara optimistis sejumlah rencana investasi perusahaan Tiongkok di wilayah ini, antara lain pembangunan smelter aluminium di Pasuruan, pengembangan kawasan industri di Gresik, investasi pada kawasan industri halal di Sidoarjo, serta peluang kerja sama di sektor pertanian dan pengembangan teknologi.
Investasi tersebut dinilai berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, mempercepat transfer teknologi, serta memperkuat daya saing industri nasional.
Namun demikian, Ansor Jatim menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan modal dan teknologi, tetapi juga oleh dukungan masyarakat, stabilitas sosial, serta kualitas sumber daya manusia.
Sebagai organisasi kepemudaan yang berakar dalam tradisi Nahdlatul Ulama, GP Ansor memiliki jaringan kader luas hingga tingkat desa di seluruh wilayah Jawa Timur. Dengan basis sosial tersebut, Ansor berkomitmen untuk terus berkontribusi menjaga harmoni sosial, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Ansor Jatim juga membuka ruang dialog dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra dari Republik Rakyat Tiongkok, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, pertanian modern, industri halal, pendidikan, serta penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Di tengah dinamika geopolitik global, Ansor Jatim menilai dunia membutuhkan lebih banyak jembatan dialog daripada tembok pemisah. Kerja sama antarbangsa perlu dibangun di atas prinsip saling menghormati, saling memahami, serta komitmen bersama untuk mewujudkan perdamaian dan keadilan global. Ansor Jatim juga berharap Republik Rakyat Tiongkok dapat berperan sebagai salah satu kekuatan penting dalam menjaga keseimbangan tatanan global yang lebih adil.
PW GP Ansor Jawa Timur berharap pertemuan ini menjadi langkah awal yang semakin memperkuat hubungan persahabatan serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi kemajuan masyarakat dan perdamaian dunia. (*)
- Penulis: BSA Jawa Timur
