Breaking News
Trending Tags
Beranda » KeNUan » Catatan Hari Santri 2023 : Kapita Selekta NU, Rekonstruksi Pemikiran Generasi Muda NU

Catatan Hari Santri 2023 : Kapita Selekta NU, Rekonstruksi Pemikiran Generasi Muda NU

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
  • visibility 307
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Begitu hebatnya para masyayih pendiri NU dalam meletakkan dasar perjuangan dan visi organisasi yang sangat luar biasa. Nilai nilai perjuangan NU tidak lekang oleh waktu (abadi) dan tidak lapuk oleh hujan. Dalam kondisi apapun NU selalu uptodate misi perjuangannya walau konsep pembentukannya dilakukan sudah satu abat. Nilai dasar perjuangan NU antara lain :

1. Mengokohkan dan menjalankan Islam ala “ahlussunnah wal jamaah”, sebagai pedoman hidup, dimana Al Qur’an, Sunnah, Ijmak dan Qiyas adalah dasar utama yang dipedomani

2. Memperjuangkan nilai-nilai filosofi teologi ahlus sunnah wal jamaah antara lain tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar makruf nahi munkar. Toleransi dalam kehidupan

3. Menjaga dan melindungi nilai ajaran Islam dari pembaharu dan modernis yang keluar dari nilai Ahlus Sunah Wal Jamaah

4. Mendorong pembaruan pendidikan, baik di pesantren maupun di pendidikan luar pesantren

5. Membangun kemandirian ekonomi yang mendukung tercapai kesejahteraan umat

Semua tujuan tersebut masih sejalan dengan perkembangan zaman sekarang, namun yang menjadi masalah adalah :

1. Banyak pengurus yang lupa tujuan mulia NU di dirikan tersebut.

2. Banyak kader NU yang merasa pandai dengan gerakan pemikirannya, hingga mereka menganggap dasar perjuangan NU sudah tidak sesuai perkembangan zaman. Dia Menggunakan label NU tapi tidak sesuai dengan visi dan misi perjuangan NU yang digariskan oleh para masyayih pendiri NU

3. Karena NU sudah besar dan memiliki nilai tawar politik, banyak orang yang masuk NU bukan untuk berjuang tetapi menginginkan jabatan dan kekuasaan. NU hanya sebagai alat untuk kepentingan pribadinya, setelah tujuannya tercapai wassalam

4. Politik kekuasaan telah menjadikan NU carut marut. Beberapa orang menggunakan NU untuk kepentingan dukung mendukung dalam politik, namun komitmen dan kontribusinya tidak jelas

5. Anggota dan pengurus hasil dari naturalisasi mengganggu proses kaderisasi di NU sehingga gesekan sering terjadi

6. Gesekan ajaran keberagaman antar kelompok sosial maupun organisasi Islam membutuhkan keseriusan penanganan agar perjuangan Islam Aswaja tetap sembuh subur di seluruh belahan dunia

Dari semua realita sosial kemasyarakat, agama dan politik tersebut, maka NU secara struktural dan umat, perlu melakukan Restrukturisasi Gerakan NU yang sesuai dengan Visi dan Misi NU di dirikan. Bagaimana rekonstruksi tersebut dilakukan ?

1. Semua harus menyadari para masyayih pendiri NU adalah para kyai dan masyayih yang memiliki karomah dari Allah, maka saatnya kita semua yang mengaku NU untuk takut kuwalat jika menggunakan NU bukan untuk kemaslahatan umat

2. Semua pengurus, kader dan warga NU untuk menahan syahwat berpolitik, karena NU yang mulia ini mulai dipergunakan untuk kepentingan yang jauh dari kemaslahatan umat sebagaimana cita cita NU di dirikan

3. Generasi muda NU harus belajar banyak tentang sejarah berdirinya NU, sejarah para masyayih berjuang pada masa kemerdekaan, bagaimana NU ketika dipinggirkan dan bagimana para sesepuh NU menjadi tauladan masyarakat. Semua itu dilakukan untuk mengisi hati kader NU agar memiliki ketulusan hati dalam perjuangan, memiliki ghirroh dalam menegakkan Islam Ala Ahlussunnah wal jamaah, dan selalu berusaha bahwa dimanapun ada kader NU, disitu kebaikan dan Islam ala Ahlussunnah tumbuh subur di dalamnya.

4. NU adalah ladang perjuangan, maka siapa saja bisa berjuang sesuai dengan kapasitas dan keahliannya. Saling mengisi dan memberi manfaat untuk umat dimana saja berada.

5. Mbah Hasyim sebagai pendiri NU menyampaikan, 1. barang siapa yang mengurus NU akan aku anggap sebagai santriku, 2. Masuklah (NU) dengan penuh kecintaan, kasih sayang, rukun, bersatu, dan dengan ikatan jiwa raga. 3. Jangan jadikan pendapat sebagai sebab perpecahan dan permusuhan.

Begitu mulianya NU hingga banyak orang terkenal karena NU, menjadi terhormat karena NU, menjadi pejabat karena NU, menjadi mulia karena. Jika ada orang yang katanya NU tetapi susah dan tidak hidup bahagia, berarti dia sudah keluar dari yang digariskan oleh para pendiri NU.

NU memberikan kesejukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka siapa saja akan mencari NU, membutuhkan NU dan ingin bersama NU karena NU rahmatan lil alamin.

Sebagai instrospeksi dan Muhasabah bagi semua warga NU dimana saja berada. Anda tidak akan pernah tersesat walau di hutan belantara selama NU ada di hatimu. Karena masyayih pendiri NU kekasih Allah, maka Insya Allah, kita akan mendapat kemuliaan bersama orang yang menjadi kekasih Allah. Amin

HM BASORI M.Si

Instruktur Nasional Gerakan Pemuda Ansor

Direktur Sekolah Perubahan

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop Digital Marketing Ansoruna Jatim Lahirkan Beberapa Strategi Penting Gerakan Ekonomi Ansor

    Workshop Digital Marketing Ansoruna Jatim Lahirkan Beberapa Strategi Penting Gerakan Ekonomi Ansor

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Surabaya – Workshop Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Ansoruna Bussiness School PW GP Ansor Jawa Timur akhirnya selesai dengan menghasilkan beberapa aksi Rencana Tindak Lanjut. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (15-17 April 2022) di Hotel Mercure Surabaya diikuti oleh peserta pelaku usaha terpilih dari perwakilan seluruh pengurus cabang GP Ansor di Jawa Timur telah […]

  • Ansor Gresik Turba Zona Utara sekaligus Safari Ramadhan Bareng Sipadu

    Ansor Gresik Turba Zona Utara sekaligus Safari Ramadhan Bareng Sipadu

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Gresik – Momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik untuk melakukan gerakan Sosial ataupun gerakan Spiritual. Sehingga pasca SK PC GP Ansor Gresik turun menjelang Bulan suci Ramadhan, Ansor Gresik dibawah Komando Sahabat Ludfi Hambali melakukan konsolidasi internal organisasi sekaligus mengisi kegiatan dibulan suci ramadhan. Salah satu kegiatan […]

  • GP Ansor Ranting Karang Cangkring Gelar Raker Dengan Prioritas BUMA.

    GP Ansor Ranting Karang Cangkring Gelar Raker Dengan Prioritas BUMA.

    • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
    • visibility 550
    • 2Komentar

    Gresik – Bertempat di serambi Masjid Al fattah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Ranting Karangcangkring Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik malam ini Mengadakan Rapat kerja (Raker). Raker tersebut mengusung tema “Semangat Gerakan Ke-Anso-ran dan pengabdian raih kemulyaan dan keberkahan” (6/1/2021). Ketua pimpinan GP Ansor ranting Karangcangkring Moh. Khafif mengatakan, Raker di periode ke 2 ini pengurus […]

  • Santunan yatim sambut kemerdekaan RI oleh PR GP Ansor Guluk Manjung, Bluto, Sumenep. (Foto: NOJ/A Habib)

    Ansor di Madura Sambut Kemerdekaan dengan Santuni Yatim

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2020
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sumenep -Semarak hari ulang tahun ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia banyak dilakukan oleh berbagai organisasi dan instansi, baik di bawah naungan pemerintah ataupun mandiri. Hal itu pula yang dilakukan Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Guluk Manjung, Kecamatan Bluto, Sumenep. Tahun ini, Ansor setempat melaksanakan kegiatan membaca Shalawat Nariyah, orasi ke-Ansor-an, dan santunan yatim […]

  • PW GP Ansor Jawa Timur Gelar Pertemuan Lintas Agama dan Keyakinan

    PW GP Ansor Jawa Timur Gelar Pertemuan Lintas Agama dan Keyakinan

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Surabaya, Ansor – Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur menggelar pertemuan tokoh lintas agama dan keyakinan bertajuk “Melodi Harmoni: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman” di Graha Ansor Jawa Timur. Acara ini dihadiri oleh tokoh lintas agama dan keyakinan, Pemerintah, Kepolisian, serta tokoh pemuda dan mahasiswa se-Jawa Timur. Selasa (17/12). Kegiatan ini bertujuan mempererat tali persaudaraan […]

  • Peringati Harlah NU GP Ansor Lowayu Jadikan Pendidikan Non Formal Untuk Pembentukan Karakter

    Peringati Harlah NU GP Ansor Lowayu Jadikan Pendidikan Non Formal Untuk Pembentukan Karakter

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • visibility 320
    • 6Komentar

    Gresik – Peringatan Harlah NU ke 95, GP Ansor Ranting Lowayu menggelar kegiatan sederhana namun khidmat. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 31 Januari 2021 yang bertempat di Kantor Sekretariat GP Ansor Ranting Lowayu tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus, pembina, para tokoh NU, pemerintah desa, dan pimpinan PAC Ansor Dukun. Ketua Pimpinan Ranting GP Lowayu Moh. […]

expand_less