Breaking News
Trending Tags
Beranda » KeNUan » Catatan Hari Santri 2023 : Kapita Selekta NU, Rekonstruksi Pemikiran Generasi Muda NU

Catatan Hari Santri 2023 : Kapita Selekta NU, Rekonstruksi Pemikiran Generasi Muda NU

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
  • visibility 290
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Begitu hebatnya para masyayih pendiri NU dalam meletakkan dasar perjuangan dan visi organisasi yang sangat luar biasa. Nilai nilai perjuangan NU tidak lekang oleh waktu (abadi) dan tidak lapuk oleh hujan. Dalam kondisi apapun NU selalu uptodate misi perjuangannya walau konsep pembentukannya dilakukan sudah satu abat. Nilai dasar perjuangan NU antara lain :

1. Mengokohkan dan menjalankan Islam ala “ahlussunnah wal jamaah”, sebagai pedoman hidup, dimana Al Qur’an, Sunnah, Ijmak dan Qiyas adalah dasar utama yang dipedomani

2. Memperjuangkan nilai-nilai filosofi teologi ahlus sunnah wal jamaah antara lain tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar makruf nahi munkar. Toleransi dalam kehidupan

3. Menjaga dan melindungi nilai ajaran Islam dari pembaharu dan modernis yang keluar dari nilai Ahlus Sunah Wal Jamaah

4. Mendorong pembaruan pendidikan, baik di pesantren maupun di pendidikan luar pesantren

5. Membangun kemandirian ekonomi yang mendukung tercapai kesejahteraan umat

Semua tujuan tersebut masih sejalan dengan perkembangan zaman sekarang, namun yang menjadi masalah adalah :

1. Banyak pengurus yang lupa tujuan mulia NU di dirikan tersebut.

2. Banyak kader NU yang merasa pandai dengan gerakan pemikirannya, hingga mereka menganggap dasar perjuangan NU sudah tidak sesuai perkembangan zaman. Dia Menggunakan label NU tapi tidak sesuai dengan visi dan misi perjuangan NU yang digariskan oleh para masyayih pendiri NU

3. Karena NU sudah besar dan memiliki nilai tawar politik, banyak orang yang masuk NU bukan untuk berjuang tetapi menginginkan jabatan dan kekuasaan. NU hanya sebagai alat untuk kepentingan pribadinya, setelah tujuannya tercapai wassalam

4. Politik kekuasaan telah menjadikan NU carut marut. Beberapa orang menggunakan NU untuk kepentingan dukung mendukung dalam politik, namun komitmen dan kontribusinya tidak jelas

5. Anggota dan pengurus hasil dari naturalisasi mengganggu proses kaderisasi di NU sehingga gesekan sering terjadi

6. Gesekan ajaran keberagaman antar kelompok sosial maupun organisasi Islam membutuhkan keseriusan penanganan agar perjuangan Islam Aswaja tetap sembuh subur di seluruh belahan dunia

Dari semua realita sosial kemasyarakat, agama dan politik tersebut, maka NU secara struktural dan umat, perlu melakukan Restrukturisasi Gerakan NU yang sesuai dengan Visi dan Misi NU di dirikan. Bagaimana rekonstruksi tersebut dilakukan ?

1. Semua harus menyadari para masyayih pendiri NU adalah para kyai dan masyayih yang memiliki karomah dari Allah, maka saatnya kita semua yang mengaku NU untuk takut kuwalat jika menggunakan NU bukan untuk kemaslahatan umat

2. Semua pengurus, kader dan warga NU untuk menahan syahwat berpolitik, karena NU yang mulia ini mulai dipergunakan untuk kepentingan yang jauh dari kemaslahatan umat sebagaimana cita cita NU di dirikan

3. Generasi muda NU harus belajar banyak tentang sejarah berdirinya NU, sejarah para masyayih berjuang pada masa kemerdekaan, bagaimana NU ketika dipinggirkan dan bagimana para sesepuh NU menjadi tauladan masyarakat. Semua itu dilakukan untuk mengisi hati kader NU agar memiliki ketulusan hati dalam perjuangan, memiliki ghirroh dalam menegakkan Islam Ala Ahlussunnah wal jamaah, dan selalu berusaha bahwa dimanapun ada kader NU, disitu kebaikan dan Islam ala Ahlussunnah tumbuh subur di dalamnya.

4. NU adalah ladang perjuangan, maka siapa saja bisa berjuang sesuai dengan kapasitas dan keahliannya. Saling mengisi dan memberi manfaat untuk umat dimana saja berada.

5. Mbah Hasyim sebagai pendiri NU menyampaikan, 1. barang siapa yang mengurus NU akan aku anggap sebagai santriku, 2. Masuklah (NU) dengan penuh kecintaan, kasih sayang, rukun, bersatu, dan dengan ikatan jiwa raga. 3. Jangan jadikan pendapat sebagai sebab perpecahan dan permusuhan.

Begitu mulianya NU hingga banyak orang terkenal karena NU, menjadi terhormat karena NU, menjadi pejabat karena NU, menjadi mulia karena. Jika ada orang yang katanya NU tetapi susah dan tidak hidup bahagia, berarti dia sudah keluar dari yang digariskan oleh para pendiri NU.

NU memberikan kesejukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka siapa saja akan mencari NU, membutuhkan NU dan ingin bersama NU karena NU rahmatan lil alamin.

Sebagai instrospeksi dan Muhasabah bagi semua warga NU dimana saja berada. Anda tidak akan pernah tersesat walau di hutan belantara selama NU ada di hatimu. Karena masyayih pendiri NU kekasih Allah, maka Insya Allah, kita akan mendapat kemuliaan bersama orang yang menjadi kekasih Allah. Amin

HM BASORI M.Si

Instruktur Nasional Gerakan Pemuda Ansor

Direktur Sekolah Perubahan

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC GP Ansor Dukun Gelar MDS RA Special di Akhir Ramadhan

    PAC GP Ansor Dukun Gelar MDS RA Special di Akhir Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • visibility 183
    • 0Komentar

    GRESIK- Sebagai wujud Syiar dalam implementasi dan mengembangkan Amaliah tradisi NU maka menjadi tugas pokok Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) GP Ansor Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Konsisten melakukan kegiatan risalah dakwah atau Syiar sebagai kekuatan untuk membentengi kepada warga NU dalam menghadapi faham atau aliran radikalisme. Kegiatan MDS RA menjadi pilar kekuatan […]

  • Refleksi HARLAH Ansor ke 88 Kasatkorwil Banser Jatim Jelaskan Pentingnya Satu Komando dalam Berorganisasi

    Refleksi HARLAH Ansor ke 88 Kasatkorwil Banser Jatim Jelaskan Pentingnya Satu Komando dalam Berorganisasi

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Pasuruan – Bertempat di Aula Gedung Segoropuro Pendopo Kabupaten Pasuruan diadakan Refleksi Harlah Ansor yang ke 88. Acara yang dikemas sederhana ini di ikuti oleh Ketua, Sekretaris dan Kasatkoryon Banser Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor se Kabupaten Pasuruan. Sekitar 100 peserta mengikuti acara tersebut dengan khidmat dengan diawali pembacaan khotmil Qur’an (23/4/2022). Acara tersebut […]

  • Selain Bersholawat, PR GP Ansor Barunggagah Diskusi Kemandirin Organisasi

    Selain Bersholawat, PR GP Ansor Barunggagah Diskusi Kemandirin Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sampang, Ansor – Pada kegiatan silaturahim Rutinan pimpinan ranting ansor Desa Burunggagah melalui Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Burunggagah kecamatan Tambelangan tak hanya melaksanakan pembacaan tahlilan dan Sholawatan, mereka juga berdiskusi tentang kemandirian ekonomi organisasi. Sabtu, (16/7/2022). Tak hanya pengurusan ansor yang datang dalam acara tersebut, melainkan juga para pemuda desa setempat yang […]

  • Ansor – Banser Sidayu Gelar Aksi Baksos di Alun – Alun

    Ansor – Banser Sidayu Gelar Aksi Baksos di Alun – Alun

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • visibility 236
    • 0Komentar

    GRESIK – Karena melihat alun-alun yang tidak terawat, banyak sampah plastik dan banyak tumbuhan liar. Maka ini menjadi ikhtiar bersama dalam kepedulian lingkungan untuk bakti sosial( Baksos). Oleh sebab itu Ansor Banser PAC Sidayu tergerak untuk melakukan aksi sosial bersih bersih Alun-alun tersebut. M. Hamam Nasiruddin, ketua PAC GP Ansor Sidayu terpilih mengatakan bahwa fungsi […]

  • Harlah GP Ansor ke-88, PAC GP Ansor Kec. Tanah Merah Dan PR Ansor Desa Banjar Bagikan 1.500 Takjil dan Buka Bersama

    Harlah GP Ansor ke-88, PAC GP Ansor Kec. Tanah Merah Dan PR Ansor Desa Banjar Bagikan 1.500 Takjil dan Buka Bersama

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Bangkalan – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Tanah Merah, dan pengurus Ranting Desa Banjar Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan membagikan 1.500 takjil atau makanan dan minuman buka puasa di lokasi sepanjang Pasar Tanah Merah dan di lingkungan masyarakat. “Kami membagikan takjil itu karena ingin berbagi untuk warga yang akan berbuka puasa Ramadhan 1442 Hijriyah.”Kata […]

  • Kader Ansor Beri Kuliah Tamu dan Ikuti Visiting Fellowship di kampus Turki dan Maroko

    Kader Ansor Beri Kuliah Tamu dan Ikuti Visiting Fellowship di kampus Turki dan Maroko

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat sinergi antara agama dan kebijakan pasaca pandemi di masa krisis, dua akademisi asal Indonesia yang juga merupakan kader Ansor, Muhammad Fauzinudin Faiz dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember dan Muhammad Taufiq Ahaz dari IAIN Madura, telah berhasil menarik perhatian dunia internasional melalui penelitian mereka mengenai mitigasi fikih dan otoritas fatwa […]

expand_less