Breaking News
Trending Tags
Beranda » Opini » Gus Yaqut: Aristoteles dan Teladan Pemimpin Paripurna

Gus Yaqut: Aristoteles dan Teladan Pemimpin Paripurna

  • account_circle Ansor Jatim
  • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ansorjatim – Aristoteles dalam salah satu dawuhnya di atas tentang kepemimpinan menyebut bahwa belajar dan mendidik ketaatan pada pimpinan adalah syarat mutlak untuk menjadikan seorang kader tersebut sebagai pemimpin.

Kongres ke XVI Gerakan Pemuda Ansor yang berlangsung di darat dan laut telah sukses berjalan dengan baik. Semua proses kongres berjalan dengan smooth dan penuh nuansa konsolidasi pengurus inti GP Ansor se Indonesia.

Pelabuhan tanjung priok – KM. Kelud – Pelabuhan Tanjung Emas menjadi saksi bagaimana hebatnya seorang kader bernama Yaqut Cholil Qoumas dalam merancang dan mendriver jalannya kongres yang melahirkan pemimpin baru bernama Addin Jauharudin.

Kongres smooth dan tertib tanpa teriakan dan cacian seperti yang kita temukan dalam Kongres GP Ansor kali ini jelas sangat berbeda dari beberapa kongres kepemudaan/kemahasiswaan lain yang banyak diwarnai kericuhan dan saling hantam sesama kader.

Pemandangan itu penulis tidak temukan dari Kongres XVI. Gus Yaqut Cholil Qoumas benar-benar membuktikan kapasitas kepemimpinan ideal yang mampu melakukan konsolidasi organsisasi sebesar GP Ansor dengan jutaan kadernya dengan solid dalam satu komando. Memastikan semua berjalan dalam frame “Satu Barisan” yang siap dan taat.

Gus Yaqut sukses besar dalam mendeliver pesan Presiden Jokowi di Yogyakarta (30 Januari 2024) agar Kongres GP Ansor berlangsung dengan baik, lancar dan mulus.

Penulis ketika banyak mendapat pertanyaan tentang kepemimpinan Gus Yaqut secara refleks menjawab Gus Yaqut sebagai pemimpin paripurna.

Sebagai organisasi kader, Gus Yaqut dengan gaya kepemimpinannya yang rapi, solid dan presisi terus mewujudkan GP Ansor sebagai organisasi yang mendidik kader untuk terus taat pada pimpinan dan tidak mentolerir niat dan upaya untuk sekedar keluar dari barisan.

Gus Yaqut selalu mendidik dan tak segan menghukum kader yang tidak disiplin, yang berani keluar barisan. Sikap tegas yang tentu tidak mudah dilakukan, dia berani mengambil risiko dari ketegasan itu demi memastikan GP Ansor solid satu barisan.

Tentu bagi kader GP Ansor akan memahami bahwa sikap tegas Gus Yaqut itu adalah amanah ideologis. Sebagaimana selalu dilantunkan dalam Mars GP Ansor “Ansor Maju Saru Barisan – Seribu Rintangan Patah Semua”, sepenggal Mars Ansor yang terus dijaga dalam perbuatan dan kebijakan guna memastikan GP Ansor tetap utuh dalam satu barisan.

Gus Yaqut dan Saripati Aristoteles
“Dia yang tidak pernah belajar untuk taat tidak bisa menjadi komandan yang baik.” – Aristoteles.

Selama menjadi Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, penulis berkesempatan untuk belajar kepemimpinan langsung dari seorang hebat bernama Yaqut Cholil Qoumas.

Sikap tegas dan kadang tanpa kompromi demi menjaga soliditas dan konsolidasi organisasi yang dilakukan Gus Yaqut membuat penulis ini merasa perlu banyak lagi belajar tentang bagaimana memimpin organisasi besar dengan sangat sempurna.

Banyak orang termasuk kader Ansor yang mungkin salah persepsi tentang sikap tegas Gus Yaqut dalam membawa kapal besar Ansor. Padahal kalau kita mau membaca dan berfikir tentang kepemimpinan, apa yang dilakukan oleh Gus Yaqut adalah saripati dari apa yang pernah disampaikan oleh Filsuf besar Aristoteles.

Aristoteles dalam salah satu dawuhnya di atas tentang kepemimpinan menyebut bahwa belajar dan mendidik ketaatan pada pimpinan adalah syarat mutlak untuk menjadikan seorang kader tersebut sebagai pemimpin.

Kaderisasi kepemimpinan itulah yang diajarkan secara praksis kepada jutaan kader Ansor di seluruh dunia oleh Gus Yaqut selaku Ketua Umum PP GP Ansor.

Waba’du, kongres XVI GP Ansor telah selesai dengan sukses dan tugas kepemimpinan yang diemban oleh Gus Yaqut telah purna. Semuanya berjalan dengan sempurna, kalaupun ada yang kurang, maka tegas saya sebut bahwa yang kurang dari Kongres XVI GP Ansor kemarin adalah kita berpisah dengan kepemimpinan paripurna Sahabat Yaqut Cholil Qoumas.

Selamat mengemban amanah untuk Ketua Umum PP GP Ansor terpilih sahabat Addin Jauharudin, dari sudut Jawa Timur kami sampaikan dukungan kuat kami untuk sukses sahabat menjalankan amanah besar memimpin organisasi pemuda terbesar di dunia. Ansor Jatim siap “Cancut Taliwondo”, bergerak bersama guna menjadi Pandu bagi Perjuangan Nahdlatul Ulama.

Oleh: H.M. Syafiq Syauqi, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur

  • Penulis: Ansor Jatim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendekar dan Banser Tuban Turun Jalan untuk Aksi Kemanusiaan

    Pendekar dan Banser Tuban Turun Jalan untuk Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Tuban – Banser dan Pagar Nusa Palang Palang kompak membagikan ribuan takjil untuk masyarakat yang masih di jalan menjelang adzan magrib. Takjil yang dibagikan murni dari iuran anggota ormas pemudanya Nahdlatul Ulama (NU) untuk kemanusiaan. “Hari ini ada 5000 takjil yang kita bagikan, semoga memberi nilai positif di masa-masa sulit seperti ini,” ujar Maftukhin, koordinator […]

  • Satgas GKMNU Jatim Kuatkan Kapasitas Kader Penggerak GKMNU

    Satgas GKMNU Jatim Kuatkan Kapasitas Kader Penggerak GKMNU

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Surabaya – Pelaksanaan program Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) yang menjadi agenda strategis Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin solid matangkan strategi dan implementasi gerakan di Jawa Timur. Melalui sinergi yang dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementrian Agama Jawa Timur, GKMNU Jawa Timur melakukan konsolidasi dan upgrading kepada satgas penggerak GKMNU guna maksimalkan capaian target […]

  • Halal Bihalal Warga NU dan Pemerintah Desa Mojorejo Eratkan Ukhuwah Wathaniyah Warga Desa Mojorejo

    Halal Bihalal Warga NU dan Pemerintah Desa Mojorejo Eratkan Ukhuwah Wathaniyah Warga Desa Mojorejo

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ansor Jatim – Momentum Syawal dimanfaatkan dengan penuh hikmah oleh Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Rabu (16/4/2025). Balai Dusun Banyuurip menjadi tempat berkumpulnya berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan Halal Bihalal Bersama, yang digagas dan di inisiasi oleh Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Mojorejo atas persetujuan Pengurus Ranting […]

  • Gus Yaqut Cholil Qoumas Buka Jambore Kemah Bakti Lintas Agama di Pasuruan, Tekankan Keberanian Pemuda Lintas Agama Jaga NKRI

    Gus Yaqut Cholil Qoumas Buka Jambore Kemah Bakti Lintas Agama di Pasuruan, Tekankan Keberanian Pemuda Lintas Agama Jaga NKRI

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Pasuruan – Menteri Agama RI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas sampaikan pesan khusus kepada umat beragama dan seluruh Kader GP Ansor yang memadati areal Lapangan Ledug, Tosari Kabupaten Pasuruan. Agenda berlangsung di kecamatan Tosari, sebuah daerah yang dikenal sebagai Kecamatan Bhineka Tunggal Ika karena kearifan lokal budaya […]

  • Ketua PW GP Ansor Jatim Tegaskan Sanksi bagi Kader yang Tidak Sejalan dengan Nahdlatul Ulama

    Ketua PW GP Ansor Jatim Tegaskan Sanksi bagi Kader yang Tidak Sejalan dengan Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Pasuruan – Sebanyak 137 pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Halaman Kantor PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Warungdowo, Pohjentrek, pada Ahad, 23 Februari 2025. Pelantikan pengurus masa khidmah 2024–2025 ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, serta […]

  • GP Ansor Dukun Peduli Banjir Kali Lamong

    GP Ansor Dukun Peduli Banjir Kali Lamong

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • visibility 365
    • 2Komentar

    Gresik – Dampak banjir akibat meluapnya kalilamong yang terjadi di Gresik Selatan mengakibatkan terendamnya rumah warga, area pertanian dan pertambakan serta korban nyawa. Hal ini mengetuk rasa solidaritas elemen masyarakat untuk memberikan sumbangsih atau memberikan donasi untuk rasa peduli korban banjir Gresik Selatan. Ini juga yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. […]

expand_less