Breaking News
Trending Tags
Beranda » Rijalul Ansor » Catatan pinggir “Dirosah Wustho”

Catatan pinggir “Dirosah Wustho”

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
  • visibility 439
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dirosah Wustho mengajarkan banyak hal…

Bahwa
Ajaran Asy’ariyyah Maturidiyyah adalah Islam murni ajaran Rasulullah, ajaran yang mengajarkan tentang pentingnya persaudaraan, kasih sayang dan menghargai kemanusiaan.

Ajaran Asy’ariyyah Maturidiyyah mengajarkan untuk tetap berada di posisi tengah (moderat) dalam memahami teks/nash Al Quran dan Hadits, tidak Literalis (tekstualis) ekstrim tidak pula Rasionalis ekstrim.

Literalis ekstrim akan melahirkan kejumudan (stagnansi), rasionalis ekstrim akan melahirkan kesesatan.

Bahwa
Bermadzhab adalah cara paling tepat untuk memahami al-Quran dan Hadits, karena keduanya bukan kitab hukum, tapi keduanya adalah sumber pengambilan hukum dalam Islam. Apa yang tidak tercantum dalam teks al-Quran dan Hadits bukan berarti sesuatu itu pasti dilarang, masih ada ruang ijtihad (logika) untuk melakukan analisis pengambilan hukum dari kedua sumber hukum Islam tersebut melalui ijma’ dan qiyas.

Bahwa
Amar ma’ruf nahi munkar adalah bentuk jihad yang harus dipelajari, tidak cukup hanya dengan semangat, tapi semangat yang diisi dengan ilmu agar umat tidak semakin jauh dari cahaya Allah.

Amar ma’ruf nahi munkar sebagai amanah dakwah harus dibekali dengan argumentasi yang kuat dan menggunakan strategi yang tepat, bukan dengan ghibah dan menghujat.

Bahwa
Konsep bernegara seperti di Indonesia merupakan konsep bernegara yang paling maslahat. Indonesia mampu bertahan dari segala percobaan perpecahan, melaju maju dalam pembangunan dan mampu mengembangkan peradaban karena negara ini memiliki apa yg tidak selalu dimiliki negara lain, yaitu twin tolerance: Negara menoleransi Agama, Agama menoleransi Negara. Negara memberi perhatian urusan agama, Agama juga memberi perhatian urusan negara. Negara mengawal agama, Agama mengawal negara.

Banyak negara agama yang hancur porak poranda, ada juga yang mulai meninggalkan ruh agama menuju negara liberalis kapitalis (contoh: Arab Saudi).

Bahwa
Islam Nusantara bukanlah sebuah jargon untuk mengerdilkan universalitas Agama, melainkan upaya penegasan bahwa Agama akan selalu berdialog dengan budaya dimanapun berada. Hasil dari dialog Agama-budaya akan melahirkan bentuk praktek-praktek budaya yang dikuatkan oleh agama, dikawal oleh agama, jika sesuai dengan tuntunan agama maka dipertahankan, jika ada yang tidak sesuai maka akan dikaji dan diperbaiki, tidak langsung dihakimi dan dihilangkan.

Jika Islam anti terhadap budaya, anti terhadap proses akulturasi budaya, maka Islam tidak universal. Bagaimana ia akan diterapkan oleh berbagai bangsa yang pasti memiliki latar belakang dan tradisi budaya yang berbeda-beda?

Bahwa
Rijalul Ansor adalah sekumpulan para alumni pondok pesantren, gus-gus putra Kyai, habib-habib muda yang akan meneruskan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Inilah tempatnya anak-anak muda untuk memperkuat faham keislaman sesuai ajaran murni Rasulullah.

Bahwa
Dirosah Wustho merupakan proses pendisiplinan dan pelatihan yang tidak sekedar memberikan banyak ilmu, tapi juga mengajarkan tentang akhlak kepada Allah, akhlak untuk diri sendiri, akhlak kepada masyarakat dan mengajarkan pentingnya ketawadluan dan menghilangkan ke-aku-an dalam diri.

Penguatan kapasitas diri dengan hujjah dan menyiapkan kepribadian yang luhur lebih diutamakan daripada sikap reaksi untuk menghujat dan menjatuhkan.

Kami ucapkan…
Bravo! Untuk para peserta Dirosah Wustho PW Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Jawa Timur
Sami’na wa Atho’na, Semangat!!

Barakallah untuk ketua panitia dan segenap panitia SC dan OC yang telah bekerja luar biasa dan hasilnya pun sangat membanggakan!

Doa dan ucapan terimakasih kepada Tuan rumah yang luar biasa menjamu tamu dan peserta tanpa perhitungan. Semoga rezeki yang diberikan oleh Allah jauh lebih banyak berkali lipat.

Doa dan apresiasi untuk seluruh pejabat, aparat, panitia lokal dan santri yang bekerja dalam diam tanpa pamrih.

Doa dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para Narasumber yang menyempatkan waktu untuk berbagi ilmu, terkhusus kepada Rais Aam PBNU yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan kesehatannya untuk menghadiri acara baiat penutupan kader.

الله يبارك لنا و لكم، و يتقبل منا و منكم صالح الأعمال
أسأل الله ان يحفظكم في حفظه و ييسر أموركم و يقضي حوائجكم بكرمه و فضله

دُمتُمْ في أمان الله في الصحة و العافية

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ijazah Pekerja Ditahan, LBH Ansor Sidoarjo Siap Berikan Pendampingan Hukum

    Ijazah Pekerja Ditahan, LBH Ansor Sidoarjo Siap Berikan Pendampingan Hukum

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Sidoarjo – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo, Heru Krisbianto menegaskan, pihaknya siap memberikan pendampingan hukum hingga selesai dan tuntas bagi pekerja atau buruh yang ijazahnya ditahan oleh pengusaha. Hal itu disampaikannya dalam momen peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025, sekaligus sebagai respon atas munculnya kasus penahanan ijazah pekerja oleh […]

  • Ansor Mojokerto Cetak Sejarah : Inisiator Kaderisasi Berbasis Digital

    Ansor Mojokerto Cetak Sejarah : Inisiator Kaderisasi Berbasis Digital

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ansor Jatim – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto kembali mencetuskan inovasi di kancah organisasi kepemudaan. Kali ini, Ansor Mojokerto resmi menjadi pionir sekaligus inisiator sistem kaderisasi berbasis digital terintegrasi pertama di Jawa Timur. Inovasi ini lahir sebagai jawaban atas tantangan zaman dan kebutuhan akan manajemen organisasi yang lebih transparan, akuntabel, […]

  • Akibat Pandemi Covid, Ansor Jatim Berharap Klepon Jadi Alternatif UMKM

    Akibat Pandemi Covid, Ansor Jatim Berharap Klepon Jadi Alternatif UMKM

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Surabaya – Kue klepon beberapa pekan lalu sempat menjadi sorotan media sosial maupun media arus utama. Hal tersebut karena muncul gambar bahwa klepon termasuk kudapan tidak islami. Bahkan klepon tidak islami menjadi perbincangan utama di Twitter, Intagram hingga Facebook. Berbagai pro-kontra pun bermunculan, menanggapi gambar tersebut. Sebagian pihak berbagi resep dan pelatihan pembuatan agar klepon […]

  • Ansor Pakal Ikhtiar Perkuat Nilai Aswaja Melalui Ijazah dan Pembacaan Ratibul Haddad

    Ansor Pakal Ikhtiar Perkuat Nilai Aswaja Melalui Ijazah dan Pembacaan Ratibul Haddad

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pakal, Surabaya – Ratibul Haddad merupakan amalan yang berisi doa dan dzikir yang disusun oleh ulama asal Hadramaut, Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al Haddad (1055-1132 H). Amalan ini memiliki banyak khasiat yang sangat dahsyat, sehingga kerap dijadikan amalan rutin umat Islam, termasuk di pesantren, organisasi dan masyarakat muslim pada umumnya. Pengurus Anak Cabang […]

  • Ansor Jatim : Publik Diminta Waspadai Gerakan Framing Media Yang Pelintir Pernyataan Menag

    Ansor Jatim : Publik Diminta Waspadai Gerakan Framing Media Yang Pelintir Pernyataan Menag

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Ansorjatim,  Surabaya – Polemik pernyataan Menteri Agama tentang aturan pengeras suara yang menjadi sorotan publik membuat Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur untuk turut bersuara dan bersikap. Melalui Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H.M. Syafiq Syauqi, Lc memberikan beberapa pandangan dan analisa atas statement Menteri Agama yang kini dipolemikan oleh banyak pihak. PW GP […]

  • PKD II Ansor Kedamean Gresik Teguhkan Soliditas Kader di Tengah Dinamika Isu Publik

    PKD II Ansor Kedamean Gresik Teguhkan Soliditas Kader di Tengah Dinamika Isu Publik

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • visibility 243
    • 0Komentar

    GRESIK, Ansor Jatim — Pelatihan Kepemimpinan Dasar II (PKD II) yang digelar PC GP Ansor Gresik berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan yang bertemakan “Pemuda Penggerak, Ansor Berdampak”. Kegiatan tersebut dipusatkan di PAC GP Ansor Kedamean, Kecamatan Kedamean, dan diikuti 56 peserta yang berasal dari wilayah Kedamean maupun luar daerah, Sabtu–Minggu (17–18/1/2026). Pembukaan kegiatan dihadiri unsur MWC NU Kedamean beserta […]

expand_less