Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aswaja » Seminar Kota Layak Anak Versi Santri oleh FKDT Kota Pasuruan

Seminar Kota Layak Anak Versi Santri oleh FKDT Kota Pasuruan

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
  • visibility 446
  • comment 7 komentar

Pasuruan – Seminar kota layak anak versi santri yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Pasuruan terselenggara dengan dihadiri oleh delegasi pengasuh madrasah se Kota Pasuruan.

Acara yang berlangsung di Hall Room Hotel Bj. Perdana pada Minggu (22/11/2020) menghadirkan tiga narasumber yang mengupas tentang bagaimana mencetak lingkungan santri dalam kota layak anak di kota Pasuruan.

Ketiga Narasumber tersebut adalah Prof Dr Hj Umi Dayati, KH M Nuri Usman, KH Moh Dhofir.

Ketua FKDT Kota Pasuruan Gus H.M. Nailur Rahman, S.IP, M.Pd menjelaskan bahwa ikhtiar seminar ini ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota bagaimana mewujudkan generasi santri di Kota Pasuruan.

“Kita jangan memaknai kota layak anak ini hanya sebatas indikator-indikator saja, seperti fasilitas dan layanan ramah anak. Itu semua harus dilengkapi dengan upaya menyiapkan software yang berisi nilai-nilai ajaran ahlu sunnah wal Jamaah yang sudah terbukti sukses membentuk karakter santri” Jelas Ulama muda yang akrab disapa Gus Amak.

Kader Ansor yang menjabat sebagai ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur itu berharap seminar ini menjadi upgrading untuk Kepala madin supaya tergugah dan sadar akan pentingnya madin untuk membentuk karakter santri dan kultur lingkungan santri di Kota Pasuruan.

“Sekali lagi, harapannya rumusan FKDT ini bisa menjadi guidance Pemkot Pasuruan untuk bersama-sama membuat kebijakan ataupun aturan yang diperuntukkan agar Kota Pasuruanlayak anak santri,” sambungnya.

Dengan jumlah sekitar 170 Madin di Kota Pasuruan, Gus Amak menilai Madrasah Diniyah adalah element strategis yang menjadi motor membentuk akhlak anak di Kota Pasuruan.

Untuk itu, Ulama muda yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Pasuruan itu memberikan tiga indikator suatu daerah menjadi kota layak anak versi santri.

Pertama, harus selamat akidah atau ideologi anak-anak tersebut.

“Kalau ideologinya benar, dan dibimbing dengan orang yang benar. Maka, memahaminya agamanya juga benar. Tapi kalau salah, pasti jalan pikir dan ideologinya pasti akan salah dan cara perjuangannya juga salah,” paparnya.

Kedua, kata Gus Amak, menciptakan sadar ibadah. Ia menyebut, bagaimana Pemerintah Kota Pasuruan bisa membuat regulasi yang sekiranya bisa menciptakan sadar ibadah.

“Jadi kalau dengar adzan, apapun kegiatannya langsung ibadah. Nah, ini perlu peranan penting dari banyak pihak. Jadi lingkungan juga mendukung. Nah, ini pemerintah punya peranan penting di sini. Jadi ada contoh sadar ibadah untuk anak – anak,” jelasnya.

Ketiga, adalah standar etika dan akhlak. Ia menyebut, perlu diciptakan lingkungan yang baik sehingga bisa memberikan contoh yang baik.

“Jadi, apa yang diajarkan di pesantren atau di sekolah sama dengan di lingkungan,” Pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Marzuki Mustamar dan Gus Azmi Hadiri Pelantikan PR GP Ansor Gempeng

    KH. Marzuki Mustamar dan Gus Azmi Hadiri Pelantikan PR GP Ansor Gempeng

    • calendar_month Ming, 3 Jan 2021
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Bangil – Awal tahun 2021 dimaknai oleh kader GP Ansor Gempeng sebagai waktu yang sangat tepat untuk melakukan perbaikan semangat menjalankan segala aktifitas. Tepat tanggal 2 Januari 2021 pukul 19.00 WIB, Kader muda NU itu menggelar acara pelantikan PR GP Ansor Gempeng. Beberapa kesiapan sudah sangat matang jauh-jauh hari. Begitu pula antusias pengurus ranting GP […]

  • Ansor Gresik Raih Juara Santripreneur Award Indonesia 2025

    Ansor Gresik Raih Juara Santripreneur Award Indonesia 2025

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • visibility 698
    • 0Komentar

    Gresik, Ansor Jatim – Santripreneur Indonesia Award 2025 adalah progam kemenaker sebagai bentuk apresiasi kepada para Santripreneur Indonesia atas dedikasinya membangun ekonomi negri melalui Bisnis dan entrepreneur. Santripreneur Award 2025 tersebut ada beberapa katagori yang di ikuti oleh peserta seluruh Indonesia melalui seleksi ketat dengan tahapan pendaftaran pemberkasan seleksi administratif, wawancara, dan presentasi. kader Kader […]

  • Ansor Banser Trenggalek Gelar Suran Agung dengan Protokol Covid

    Ansor Banser Trenggalek Gelar Suran Agung dengan Protokol Covid

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Trenggalek – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Trenggalek menggelar Acara Suran Agung yang kedua. Kegiatan “Uri-uri Budaya Jawa” itu berlangsung di makam Minak Sopal, tokoh pendiri dan penyebar Islam di trenggalek. Ketua PC GP Ansor Trenggalek, Gus Zaki menjelaskan acara tersebut diikuti ratusan peserta dari kader Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat dan Banom NU […]

  • Melawan Sampah Tanpa Menunggu Negara

    Melawan Sampah Tanpa Menunggu Negara

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh: Agus Ahmadi Aksi turun membantu korban bencana sering dipuji sebagai kepedulian sosial. Namun upaya mencegah bencana justru kerap dianggap tidak menarik, bahkan diabaikan. Pengelolaan sampah adalah contoh paling nyata. Ia tidak heroik, tidak viral, dan jarang mendongkrak elektabilitas. Karena itulah ketika negara berjalan lambat, masyarakat memilih bergerak lebih dulu. Aksi nyata pengelolaan sampah sejatinya […]

  • PAC GP Ansor Blega Gelar PKD II untuk Penguatan Kaderisasi

    PAC GP Ansor Blega Gelar PKD II untuk Penguatan Kaderisasi

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Bangkalan – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Blega mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) II sebagai bagian dari upaya mencetak kader muda yang berkomitmen terhadap organisasi dan Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Syaikhona Muhsin Al-Balighowy Al-Hamidiyah dan secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Bangkalan, Lora […]

  • Jawab Keluhan Orang Tua, Ansor Kencong Jember Sediakan Wifi Gratis

    Jawab Keluhan Orang Tua, Ansor Kencong Jember Sediakan Wifi Gratis

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Jember – Banyak pelajar dan orang tua yang mengeluhkan tambahan biaya saat pembelajaran dalam jaringan atau Daring. Yang paling dibutuhkan saat ini agar bisa mengikuti pelajaran secara online tentu saja gawai dan paketan internet. Saat ini kondisi ekonomi warga kebanyakan terpuruk imbas Corona. Akan tetapi pada saat yang sama harus membeli paketan yang harganya tidak […]

expand_less