Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kedaulatan Bersama-lah-yauww, Ala Pesantren (Sebuah Refleksi)

Kedaulatan Bersama-lah-yauww, Ala Pesantren (Sebuah Refleksi)

  • account_circle Ansor Jatim
  • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
  • visibility 378
  • comment 0 komentar

Oleh: Abdul Muiz (Ketua MDS PC Ansor Tuban)

hari santri berbeda dg hari rabu, kamis dan hari jumat, memang ada kata “hari” nya tapi tdk masuk dalam kontruksi nama nama hari dlm paradigma lagu kanak kanak.

tidak pula berharap masuk dlm jajaran struktur nama hari, misalnya setelah hari senin hari santri lalu baru hari selasa, tidak demikian.

tulisan ini sengaja saya buat dalam rangka berapologi, krn menurut saya ada korelasi erat antara santri dan pepohonan. kenapa pepohonan? bolehlah anda menyebut saya sedang berkatarsis tipis2, bahwa pesantren tiap ada persoalan dg tetangga sering jadi perihal pepohonan, tetangga yg memiliki pohon mangga dekat pesantren, sudah bisa dipastikan pohonya tetap milik tetangga, tp mangganya??! menjadi kedaulatan bersama-lah-yaowww,,,,,

“ini jelas kebiasaan perilaku buruk santri,,,mencuri itu,,,Ghosobb,,,,Haram,,,,Neraka!!!”, tutur mereka sambil ngotot. Mak-jleBbb neng dodoku.

setiap kebenaran ada sisi salahny, dan setiap kesalahan ada sisi benarnya. maka yg dimaksud musibah adalah: ketika anda melihat prilaku salah tanpa menyadari kemungkinan benarny, dan berprilaku benar tanpa waspada kemungkinan salahny.

tdk tepat klo anda buru buru menyimpulkan bahwa saya hendak membela perilaku salah santri, apologi saya dlm tulisan ini adalah usaha mencoba mencari Djarum (Super) ditengah jerami dan survive bisa mempertahankan (sampoerna) nge-Mild demi menjaga berat badan ditengah musim petani tembakau menghadapi paceklik harga serta setetes hikmah dari maraknya “kedaulatan bersama” dilingkungan pesantren.

jadi begini kisahnya, seorang tetangga yg berprofesi sebagai petani memiliki satu biji mangga, dia berfikir, bagaimana supaya satu biji mangga ini dikemudian waktu menjadi manfaat dan berkah bagi agama, nusa dan bangsa??

mulailah sebiji mangga ia tanam di tanah yg subur dg kedalam tertentu, tanpa mekanisme kedalaman tertentu, biji ini lebih mungkin dirubung semut daripada tumbuh menjadi pohon mangga, setiap awal bulan, biji mangga ia sirami dg air yg halal dan pupuk doa yg tak pernah putus, karna petani sadar betul, bahwa dikemudian masa, agama, nusa dan bangsa akan butuh dg pohon mangga ini, entah sebagai hujjah atau sebagai figur.

tak ada yg tahu, bagaimana biji mangga ini berproses, ia didalam tanah hanya bermodalkan kesabaran dan kepasrahan kpd Allah SWT bagaikan petapa Siddharta atau Gautama, tp lebih serupa dg bagaimana Baginda Rasulullah SAW sebagai petapa di Gua Hiro’ sebelum dan hingga menerima wahyu sebagai padanan kang santri sebagai petapa didalam pesantren.

sekali waktu, petani itu menjenguk biji mangga, utk sekedar melihat kabar dan perkembangan pertapaanya di dalam tanah, sampai pada suatu saat biji mangga ini mulai bertunas kejujuran, lalu tahun depan bertunas kesabaran, disusul dg tunas2 yg lain, tunas ketawadhuan, tunas ketaatan, tunas keteguhan, tunas pengabdian, semua tunas itu bertumpu pada dahan keikhlasan.

ketika tiba saatnya, tunas tersebut menjelma menjadi ranting yg ditumbuhi oleh dedaunan, ada daun Petani, daun pengusaha, ada jg daun PNS, daun ketua organisasi, daun presiden, daun Legislatif dan eksekutif, daun Gubernur, daun Bupati, Masyaallaaaahh…. Tabarokallaaaahhh, sangat lebat daunya. daun Wiraswasta, daun Kepolisian, Daun TNI, daun Modin, daun Kamituo, daun Carik.

kelamaan juga biji mangga mengeluarkan akar yg merasuk kedalaman tanah, akarny sangat banyak, itu ada akar yg mengarah ke barat, bernama akar Al Quran dan Hadits, sebelahny jg keluar akar Gramatika Arab, akar Morfologi Kalimah, disusul dg akar2 lain, seperti akar Hukum Islam, akar Fiqh, akar Tasawwuf.

pada giliranya, menjadi pohon mangga besarr yg memberikan manfaat meneduhkan bagi yg kepanasan, menyejukkan bagi yg terpolusi, merindangkan kegersangan, menyehatkan mata, menentramkan hati, bermental baja, berjihad agama dan berpatriot NKRI. tak mudah roboh diterpa angin, tak melemah diterpa panasnya matahari, tak lekang oleh kemarau.

tiba2 dari kejauhan petani melihat pohon manggany mengeluarkan buah, dipetiklah tiga buah mangga, satu untuk agama, satu untuk nusa dan satu lagi untuk bangsa.

sejak itulah tetangga saya mengikhlaskan Pohon Mangga milikny disamping Pondok Pesantren utk dinikmati para Santri. kedaulatan bersama-lah-yawww…..Serbuuu Kang,,,,,Tarik Mbak….Tarik Kang…..Semongkoo…..

SELAMAT HARI SANTRI KANG……!
Senori, 23 Oktober 2020.
22.00 WIB

  • Penulis: Ansor Jatim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Media Juang, Ansor Jatim Didik Kader Melalui Madrasah Cyber Gelombang Dua

    Transformasi Media Juang, Ansor Jatim Didik Kader Melalui Madrasah Cyber Gelombang Dua

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Mojokerto – Digitalisasi dan Cyber dalam kehidupan sekarang tidak bisa terpisahkan, dengan menerjemahkan tantangan itu, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur tak tinggal diam, menggembleng kadernya melalui Madrasah Cyber, Jumat (22/10/201). Inovasi yang diklaim pertama di Indonesia tersebut, bergandeng tangan dengan Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya. Yang nantinya kader ansor seluruh Jawa Timur tersebut akan […]

  • PR GP Ansor Kiduldalem Berbagi Sembako dan Baju Lebaran di Malam 27 Ramadhan

    PR GP Ansor Kiduldalem Berbagi Sembako dan Baju Lebaran di Malam 27 Ramadhan

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bangil – Berbagi kebahagian dihari yang fitri merupakan komitmen dari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Kiduldalem, Kali ini dalam momentum menyambut hari raya idul fitri 1443 H, Gerakan Pemuda Ansor Kiduldalem membagikan 50 Paket Sembako Dan baju lebaran kepada tukang becak yg berada di lingkungan kelurahan Kiduldalem. Acara tersebut berlangsung kemarin malam, Kamis (28/04/2022) setelah […]

  • Lanjutkan Kaderisasi, Bupati Terpilih Ikut Golden PKL Ansor Bangkalan 

    Lanjutkan Kaderisasi, Bupati Terpilih Ikut Golden PKL Ansor Bangkalan 

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Bangkalan, Ansor – Bupati Bangkalan terpilih Lukman antusias mengikuti Skrining Golden Pendidikan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bangkalan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Ma’had Aly Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, Rabu (18/12/2024). Lukman mengatakan, bahwa dirinya mengikuti PKL Ansor karena ingin melanjutkan kaderisasi dan mengetahui lebih dalam bagaimana kesiapan […]

  • ANSOR & KEMANDIRIAN ORGANISASI.

    ANSOR & KEMANDIRIAN ORGANISASI.

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Dalam berbagai forum keAnsoran yg pernah saya ikuti, seringkali saya mendengar petuah yg karna sering dituahkan akhirny menjadi semacam idiom dan cita-cita semua warga Ansor. “Ansor Mandiri” hingga “Kemandirian Ansor”. begitu kira-kira yg pernah disampaikan Ketum PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq Amanullah, seingat saya pernah juga disampaikan oleh Ketum PC GP Ansor Tuban Gus […]

  • Ansor Jatim Himbau Semua Pihak Waspada Skenario Polarisasi Jelang Muktamar

    Ansor Jatim Himbau Semua Pihak Waspada Skenario Polarisasi Jelang Muktamar

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Surabaya – Jelang Muktamar NU ke 34 di Lampung, sejumlah manuver isu dan opini yang mengarah pada polarisasi ditubuh Nahdlatul Ulama mendapatkan respon kritis dari PW GP Ansor Jawa Timur. Melalui Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Gus Syafiq Syauqi, organisasi anak muda NU yang menjadi poros isu gerakan dan gagasan itu memberikan beberapa catatan […]

  • Strategi Rekatkan Pengurus Harian, Hutan Cempaka Saksi Malam Keakraban Pac Ansor Sukorejo

    Strategi Rekatkan Pengurus Harian, Hutan Cempaka Saksi Malam Keakraban PAC Ansor Sukorejo

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Pada hari Sabtu (04/01/25), bertempat di Hutan Cempaka Kabupaten Pasuruan, telah dilaksanakan kegiatan Malam Keakraban (Makrab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Sukorejo yang diikuti oleh seluruh pengurus harian. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan antar anggota kepengurusan, juga memperkuat komitmen dalam berorganisasi, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan visi dan misi organisasi. […]

expand_less