Breaking News
Trending Tags
Beranda » Opini » Kedaulatan Bersama-lah-yauww, Ala Pesantren (Sebuah Refleksi)

Kedaulatan Bersama-lah-yauww, Ala Pesantren (Sebuah Refleksi)

  • account_circle Ansor Jatim
  • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
  • visibility 447
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Oleh: Abdul Muiz (Ketua MDS PC Ansor Tuban)

hari santri berbeda dg hari rabu, kamis dan hari jumat, memang ada kata “hari” nya tapi tdk masuk dalam kontruksi nama nama hari dlm paradigma lagu kanak kanak.

tidak pula berharap masuk dlm jajaran struktur nama hari, misalnya setelah hari senin hari santri lalu baru hari selasa, tidak demikian.

tulisan ini sengaja saya buat dalam rangka berapologi, krn menurut saya ada korelasi erat antara santri dan pepohonan. kenapa pepohonan? bolehlah anda menyebut saya sedang berkatarsis tipis2, bahwa pesantren tiap ada persoalan dg tetangga sering jadi perihal pepohonan, tetangga yg memiliki pohon mangga dekat pesantren, sudah bisa dipastikan pohonya tetap milik tetangga, tp mangganya??! menjadi kedaulatan bersama-lah-yaowww,,,,,

“ini jelas kebiasaan perilaku buruk santri,,,mencuri itu,,,Ghosobb,,,,Haram,,,,Neraka!!!”, tutur mereka sambil ngotot. Mak-jleBbb neng dodoku.

setiap kebenaran ada sisi salahny, dan setiap kesalahan ada sisi benarnya. maka yg dimaksud musibah adalah: ketika anda melihat prilaku salah tanpa menyadari kemungkinan benarny, dan berprilaku benar tanpa waspada kemungkinan salahny.

tdk tepat klo anda buru buru menyimpulkan bahwa saya hendak membela perilaku salah santri, apologi saya dlm tulisan ini adalah usaha mencoba mencari Djarum (Super) ditengah jerami dan survive bisa mempertahankan (sampoerna) nge-Mild demi menjaga berat badan ditengah musim petani tembakau menghadapi paceklik harga serta setetes hikmah dari maraknya “kedaulatan bersama” dilingkungan pesantren.

jadi begini kisahnya, seorang tetangga yg berprofesi sebagai petani memiliki satu biji mangga, dia berfikir, bagaimana supaya satu biji mangga ini dikemudian waktu menjadi manfaat dan berkah bagi agama, nusa dan bangsa??

mulailah sebiji mangga ia tanam di tanah yg subur dg kedalam tertentu, tanpa mekanisme kedalaman tertentu, biji ini lebih mungkin dirubung semut daripada tumbuh menjadi pohon mangga, setiap awal bulan, biji mangga ia sirami dg air yg halal dan pupuk doa yg tak pernah putus, karna petani sadar betul, bahwa dikemudian masa, agama, nusa dan bangsa akan butuh dg pohon mangga ini, entah sebagai hujjah atau sebagai figur.

tak ada yg tahu, bagaimana biji mangga ini berproses, ia didalam tanah hanya bermodalkan kesabaran dan kepasrahan kpd Allah SWT bagaikan petapa Siddharta atau Gautama, tp lebih serupa dg bagaimana Baginda Rasulullah SAW sebagai petapa di Gua Hiro’ sebelum dan hingga menerima wahyu sebagai padanan kang santri sebagai petapa didalam pesantren.

sekali waktu, petani itu menjenguk biji mangga, utk sekedar melihat kabar dan perkembangan pertapaanya di dalam tanah, sampai pada suatu saat biji mangga ini mulai bertunas kejujuran, lalu tahun depan bertunas kesabaran, disusul dg tunas2 yg lain, tunas ketawadhuan, tunas ketaatan, tunas keteguhan, tunas pengabdian, semua tunas itu bertumpu pada dahan keikhlasan.

ketika tiba saatnya, tunas tersebut menjelma menjadi ranting yg ditumbuhi oleh dedaunan, ada daun Petani, daun pengusaha, ada jg daun PNS, daun ketua organisasi, daun presiden, daun Legislatif dan eksekutif, daun Gubernur, daun Bupati, Masyaallaaaahh…. Tabarokallaaaahhh, sangat lebat daunya. daun Wiraswasta, daun Kepolisian, Daun TNI, daun Modin, daun Kamituo, daun Carik.

kelamaan juga biji mangga mengeluarkan akar yg merasuk kedalaman tanah, akarny sangat banyak, itu ada akar yg mengarah ke barat, bernama akar Al Quran dan Hadits, sebelahny jg keluar akar Gramatika Arab, akar Morfologi Kalimah, disusul dg akar2 lain, seperti akar Hukum Islam, akar Fiqh, akar Tasawwuf.

pada giliranya, menjadi pohon mangga besarr yg memberikan manfaat meneduhkan bagi yg kepanasan, menyejukkan bagi yg terpolusi, merindangkan kegersangan, menyehatkan mata, menentramkan hati, bermental baja, berjihad agama dan berpatriot NKRI. tak mudah roboh diterpa angin, tak melemah diterpa panasnya matahari, tak lekang oleh kemarau.

tiba2 dari kejauhan petani melihat pohon manggany mengeluarkan buah, dipetiklah tiga buah mangga, satu untuk agama, satu untuk nusa dan satu lagi untuk bangsa.

sejak itulah tetangga saya mengikhlaskan Pohon Mangga milikny disamping Pondok Pesantren utk dinikmati para Santri. kedaulatan bersama-lah-yawww…..Serbuuu Kang,,,,,Tarik Mbak….Tarik Kang…..Semongkoo…..

SELAMAT HARI SANTRI KANG……!
Senori, 23 Oktober 2020.
22.00 WIB

  • Penulis: Ansor Jatim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habib Mahdi Suguhkan Materi Literasi Digital Terhadap Gawagis

    Habib Mahdi Suguhkan Materi Literasi Digital Terhadap Gawagis

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sampang, Ansor Jatim – Ketua Bidang Media dan Inovasi PW GP Ansor Jawa Timur Habib Mahdi Al-Khered menyuguhkan materi literasi digital terhadap puluhan Gawagus (Gus – Gus muda) se Jawa Timur. Materi itu disampaikan oleh Habib Mahdi pada saat Dirosah Wustho yang digelar di Pondok Pesantren At-Taufiq, Desa Robatal, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Habib Mahdi […]

  • Pengurus PC GP Ansor Tuban Masa Khidmat 2020-2024 Resmi Dilantik

    Pengurus PC GP Ansor Tuban Masa Khidmat 2020-2024 Resmi Dilantik

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • visibility 473
    • 0Komentar

    ansorjatim, Tuban – Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tuban masa khidmat 2020-2024 resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor kemarin (5/11). Bertempat di Pendapa Krida Manunggal, pelantikan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Prosesi pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah janji […]

  • Khadisin, Sosok Kader Banser Yang Meninggal Kala Menjadi Imam Tarawih

    Khadisin, Sosok Kader Banser Yang Meninggal Kala Menjadi Imam Tarawih

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Jombang – Kabar duka menyelimuti keluarga besar GP Ansor Jawa Timur. Seorang kader Banser yang aktif sebagai pengurus Satkoryon Banser Mojoagung Jombang meninggal dunia kala menjadi imam sholat tarawih di musholah al hidayah dusun Pandean, desa Miagan Kecamatan Mojoagung. Sahabat Khadisin, sapaan akrab almarhum adalah potret kader Banser teladan yang mendadak viral karena kepergian almarhum […]

  • Gus Yaqut Cholil Qoumas Buka Jambore Kemah Bakti Lintas Agama di Pasuruan, Tekankan Keberanian Pemuda Lintas Agama Jaga NKRI

    Gus Yaqut Cholil Qoumas Buka Jambore Kemah Bakti Lintas Agama di Pasuruan, Tekankan Keberanian Pemuda Lintas Agama Jaga NKRI

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Pasuruan – Menteri Agama RI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas sampaikan pesan khusus kepada umat beragama dan seluruh Kader GP Ansor yang memadati areal Lapangan Ledug, Tosari Kabupaten Pasuruan. Agenda berlangsung di kecamatan Tosari, sebuah daerah yang dikenal sebagai Kecamatan Bhineka Tunggal Ika karena kearifan lokal budaya […]

  • Laksanakan Evaluasi Program Kerja Tahun Kedua PC GP Ansor Sampang

    Laksanakan Evaluasi Program Kerja Tahun Kedua PC GP Ansor Sampang

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Batu, Ansor – Dua Tahun perjalanan berkhidmat di Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sampang, para pengurusnya sudah melakukan penyusunan Program baik Badan Semi Otonomnya dan Lembaga – lembaganya, di tahun permata, sedangkan di tahun kedua pengabdian melakukan Rapat Kerja (Raker) Evaluasi Program – program yang ada. Kali ini dilaksanakan di Kota Batu […]

  • Bangun Solidaritas, PAC GP Ansor Banyuates Adakan Bincang Santai Bersama Jajaran Satkorkel Banser

    Bangun Solidaritas, PAC GP Ansor Banyuates Adakan Bincang Santai Bersama Jajaran Satkorkel Banser

    • calendar_month Minggu, 23 Jan 2022
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Bangun Soliditas, PAC GP Ansor Banyuates Adakan Bincang Santai Bersama Jajaran Satkorkel Banse SAMPANG – Upaya membangun soliditas antar anggota, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor kecamatan Banyuates adakan bincang santai dengan melibatkan seluruh jajaran Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mulai dari tingkat rayon hingga tingkat desa se-kecamatan setempat. Ketua PAC GP Ansor Banyuates […]

expand_less