Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » SANTRI, SARUNG DAN KEBANGSAAN

SANTRI, SARUNG DAN KEBANGSAAN

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
  • visibility 359
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Hari Santri 2023 mulai dilaksanakan di berbagai tempat dengan beragam acara yang menyimbolkan kegiatan syiar santri untuk negeri. Acara tahunan ini sejatinya sebagai bentuk syukur, sekaligus pengingat akal sehat kita sebagai santri untuk terus dan tidak boleh lelah untuk meng-asah pikiran, hati dan prilaku kita melalui proses internalisasi nilai luhur sebagaimana dicontohkan para santri-santri dulu, khususnya para santri yang telah ikut berjuang untuk merdeka tanggal 17 Agustus 1945, sekaligus mempertahankan kemerdekaan.

Sudah 8 tahun hari santri diperingati, sejak penetapannya oleh Presiden Joko Widodo tahun 2015. Karenanya, menjadi kurang elok bila kemudian hari santri hanya lewat begitu saja dengan beragam acara yang disuguhkan, tanpa menjadikannya sebagai pemantik kita untuk terus menanyakan sekaligus melakukan intropeksi diri kaitan kualitas kesantrian kita dalam proses beragama dan berbangsa.

Untuk itu berdasar pada tema hari santri tahun ini; “Jihad Santri, Jayakan Negeri”, maka tidak ada daya tawar lagi, siapapun yang merasa menjadi santri harus sadar berada digarda terdepan untuk bergerak menuju pelibatan diri bagi kejayaan negeri. Kalaupun santri telah melakukan diaspora –dan ini menjadi keharusan, tetap saja nilai kecintaan pada negeri harus berada dalam sanubari, dengan tidak menghamba pada kepuasaan diri dan kelompok hingga menghalalkan segala cara.

Sarung Kebangsaan
Sarung adalah salah satu dari pakaian ala santri, bukan satu-satunya. Keberadaan sarung bukan saja jenis pakaian yang membedakan dengan pakaian lainnya. Tapi sarung juga menjadi petanda tentang intelektualitas dan spirit kebangsaan.

Pertama, intelektualitas nampak dicontohkan oleh para santri-santri senior yang telah berjasa berjuang bagi bangsa ini. Sebut saja, misalnya Syaikhana Kholil Bangkalan, Hadratus Syekh Kiai Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri, KH As’ad Syamsul Arifin dan lain-lain.

Para santri pemangku pesantren ini dipanggil Kiai sekaligus kelompok bersarung disebabkan karena intelektulitasnya yang tidak diragukan. Mereka-mereka adalah tokoh yang mumpuni dalam ilmu dan integritasnya yang tinggi sehingga keberadaannya selalu memberikan kontribusi bagi santri, masyarakat dan bangsa. Kedalaman ilmu, kesederhanaan, dan sikap zuhudnya memancarkan kemanfaat bagi umat. Tidak sedikit mereka selalu menjadi tempat bersua bagi masyarakat untuk sekedar sowan dan berharap keberkahan doa agar tenang dalam kehidupan.

Prinsip khairunnas anfau linnas, sebaik-baik manusia adalah orang yang lebih bermanfaat bagi yang lain, selalu menjadi pegangan. Karakter ini harus diperkuat melalui momentum hari santri 2023 sebab tantangan santri ke depan sangat kompleks. Keikhlasan dan kesederhanaan harus tetap menjadi mentalitas santri kali ini agar tidak mudah berubah karakter hanya disebabkan himpitan logika “kapitalisasi proses” dan logika “merebut pencitraan” di hadapan publik.

Kedua, spririt kebangsaan juga telah diwariskan praktiknya oleh para santri-santri dulu. Walau sebagai pemanggu pesantren, yang setiap harinya selalu bersarung menemani santri dalam sholat dan mengisi pengajian kitab kuning, bila negara sudah memanggil maka yang dilakukan adalah segera melakukan proses-proses menuju kebaikan bangsa dengan jihad. Untuk kepentingan jihad fi sabilillah, mereka semua pertaruhkan pikiran, harta dan nyawa untuk bangsa, lantas bagaimana santri-santri hari ini?.

Tantangan berbangsa hari ini, memang bukan perang fisik, tapi perang nalar dan mental. Era medsos ini salah satunya menjadi sebab perang kekinian terus berlanjut dan belum tuntas. Santri-santri hari ini tidak lepas dari smart-phone selama 24 jam, dan ketika itu peperangan nalar dan mental sedang berproses. Mereka yang kalah perang adalah mereka yang tidak menggunakannya sebagai sarana untuk kebaikan negeri, termasuk sarana berdakwah.

Tidak sedikit di antara kita dengan bermedsos ikut-ikutan menyebarkan berita hoak, provokasi hingga ikut meng-share konten-konten yang berpotensi memecah belah sesama anak bangsa. Santri-santri terkini semestinya memberikan contoh bagaimana mengunakan medsos itu hanya sebagai wasilah mewujudkan kemaslahatan bangsa dan agama. Santri tetap bersarung dan akrab dengan fasilitas medsos, tapi pada saat yang bersamaan ia harus tetap komitmen pada nilai-nilai kebangsaan sebagaimana dicontoh oleh kaum santri bersarung tempo dulu, sekaligus keislaman yang rahmatan lil alamin.

Akhirnya, sarung yang kita pakai setiap hari sebagai simbol santri, mari kita jadikan sebagai pemantik keederhanaan dan keikhlasan berproses. Pada saatnya yang sama, pikiran dan tindakan kita harus tetap pada prinsip kebaikan untuk orang lain, terkhususnya bagi kemaslahan bangsa dan negara. Dari ini, makna Jihad Santri, Jayakan Negeri akan mendapat momentumnya untuk diamalkan dalam konteks kehidupan beragama dan berbangsa. Selamat Hari Santri 2023.

*Catatan Ketua PW Gerakan Pemuda (GP) ansor Jatim dan kandidat Doktor dari Universitas IslamNegeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember*

 

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas dan Pemahaman Kader, PC GP Ansor Bojonegoro Gelar Upgrading

    Tingkatkan Kualitas dan Pemahaman Kader, PC GP Ansor Bojonegoro Gelar Upgrading

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Bojonegoro, Ansor Jatim – Guna meningkatkan kualitas dan pemahaman kader, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bojonegoro menggelar upgrading organisasi di tiga titik lokasi berbeda selama dua hari berturut-turut. Upgrading organisasi pertama dilaksanakan di zona timur yang diikuti oleh sembilan Pimpinan Anak Cabang meliputi, PAC GP Ansor Kanor, Baureno, Kepohbaru, Kedungadem, Sumberrejo, Balen, Kapas, Sugihwaras dan […]

  • Sambut Ramadan, Ansor Krejengan Bagikan Al-Qur’an untuk TPQ

    Sambut Ramadan, Ansor Krejengan Bagikan Al-Qur’an untuk TPQ

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Probolinggo, Ansor Jatim – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Krejengan menggelar kegiatan penyaluran Al-Qur’an ke sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 17–18 Februari 2026 dengan melibatkan jajaran pengurus PAC serta Pengurua Pimpinan Ranting GP […]

  • Peringati Tahun Baru Hijriyah, Pac Gp Ansor Benjeng Gelar Kegiatan Pembukaan Rutinan Rijalul Ansor

    Peringati Tahun Baru Hijriyah, Pac Gp Ansor Benjeng Gelar Kegiatan Pembukaan Rutinan Rijalul Ansor

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Benjeng terus bergerak. Kali ini jamiyyah yang mewadahi pemuda Nahdlatul Ulama ini menggelar Rutinan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA). Kegiatan pembukaan MDS RA berlangsung pada Sabtu (5/8/2023) malam, di Masjid Al Irsyad, Dusun Medangan Ranting Ansor Metatu, Benjeng Gresik. Ketua PAC GP Ansor Benjeng […]

  • Ansor Cyber Troops Kota Probolinggo Gelar Konsolidasi.

    Ansor Cyber Troops Kota Probolinggo Gelar Konsolidasi.

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Probolinggo – Digitalisasi dan Cyber di era saat ini merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Gerakan Infiltrasi dan wacana keagamaan transnasional semakin masif di platform digital menjadi tantangan baru bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, GP Ansor Kota Probolinggo melalui bidang Cyber ITE melakukan konsolidasi kader cyber hingga tingkat ranting. Kegiatan tersebut dilaksanakan di MTS Nusantara […]

  • Ansor Jatim Teguhkan Kedaulatan Pangan Lewat Program “Ansor Atanèh” di Bangkalan

    Ansor Jatim Teguhkan Kedaulatan Pangan Lewat Program “Ansor Atanèh” di Bangkalan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Bangkalan, Ansor Jatim –Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur terus menguatkan komitmennya terhadap kedaulatan pangan sebagai bagian dari agenda besar kemandirian organisasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Ansor Atanèh” yang dilaksanakan di Desa Mandung, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis Patriot Ketahanan Pangan, dengan melibatkan kader-kader Ansor tingkat […]

  • Panglima Ekspres, Biro Haji Milik Kader Ansor Charter Pesawat Dengan Ratusan Kursi Paket Haji Furoda 2022

    Panglima Ekspres, Biro Haji Milik Kader Ansor Charter Pesawat Dengan Ratusan Kursi Paket Haji Furoda 2022

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Surabaya – Panglima Express sebuah biro wisata haji dan umroh yang dimiliki oleh kader Ansor H. Muhibbin telah banyak dikenal oleh masyarakat sebagai biro haji dan travel amanah nan presisi. Setelah sempat terhenti akibat situasi pandemi global, di tahun ini setelah pemerintah kerajaan Arab Saudi kembali membuka akses perjalanan ke tanah suci, Panglima Tour and […]

expand_less