Breaking News
Trending Tags
Beranda » Aswaja » PCNU Kota Pasuruan Hadirkan CEO Alvara Pada Sarasehan Muslim Milenial Nusantara

PCNU Kota Pasuruan Hadirkan CEO Alvara Pada Sarasehan Muslim Milenial Nusantara

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pasuruan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Muslim Milenial Nusantara, Sabtu (21/08/2021) di Aula Serbaguna PCNU Kota Pasuruan.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB dilaksanakan dalam rangka memperingati tahun baru islam 1443H dengan mengambil tema “Generasi Muslim Milenial di Tengah Arus Globalisasi dan Bonus Demografi”.

Sesuai dengan tema kegiatan, peserta yang dihadirkan dalam acara ini adalah Alumni Dauroh Muslim Milenial, BEM, Senat Mahasiswa, HMJ, PMII, Organisasi santri di beberapa pesantren dan organisasi kepemudaan lainnya di Pasuruan.

Agenda yang berlangsung secara hybrid itu ditujukan agar kalangan milenial dapat memiliki semangat beragama yang Rahmah, tidak terpengaruh negatif oleh perkembangan zaman, serta menyiapkan muslim milenial dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sebanyak 46 peserta hadir di ruangan kegiatan dan 33 peserta mengikuti acara melalui Zoom meeting. Sebelumnya, panitia mengadakan lomba esai sebagai bagian dari tahapan kegiatan sarasehan, dimana esai terbaik dipresentasikan dalam acara tersebut.

Terbaik I Lomba Essey Sarasehan Muslim Milenial Nusantara PCNU Kota Pasuruan, Erdogan Thayyib (Alumni Daurrah Muslim Milenial PCNU Kota Pas Angk-3/Alumni SMA-1), Tema Essay : “Terjerembab Langkah Miopik dalam Berkeislaman”.

Sedangkan Terbaik II diraih Miqdas Ruhul Islami (Ponpes Salafiyah) dengan Tema Essay : “Tut wuri Handayani Semboyan Sakti atau Tersakiti”.

Kegiatan sarasehan kali ini menghadirkan dua pemateri yakni Hasanuudin Ali CEO Alvara Research Center dan H. M. Nailur Rochman, S.IP., M.Pd selaku Ketua PCNU Kota Pasuruan.

Dalam materi pertama Hasanuddin Ali menyajikan data-data mengenai isu dan tantangan masa kini, data BPS 2020 menunjukkan bahwa usia produktif penduduk Indonesia mencapai 70,72%, penduduk muda dari kategori Gen Z dan Milenial mencapai 53,81%.

“Sebagai kaum milenial ditengah bonus demografi ini kita tidak boleh merasa rendah diri, karena banyak negara asing malah belajar kepada kita, yang perlu dipahami adalah posisi kita sekarang dalam gelombang peradaban sejak era pertanian, era industri dan sekarang adalah era informasi. Era sekarang dan masa depan adalah era ide dan kreatif” Terang Hasanudin Ali.

Disisi lain menurut peneliti yang juga Aktivis Ansor itu menyebut masih banyak umat islam yang ingin merubah Indonesia menjadi negara yang berbasis Agama yaitu ada 18,6% dari kalangan pelajar, dan 16,8% dari kalangan mahasiswa hal ini menjadi tantangan bagi kita kaum Nahdliyin, tentunya perilaku tersebut dipengaruhi oleh trend informasi yang mereka dapatkan.

“Sementara persentase rutinitas umat islam yang melihat portal islam milik Nahdliyain hanya 10,2% dan sisanya melihat portal islam di luar nahdliyin. Ini miris sekali, solusinya NU tidak boleh puas hanya dengan kepemilikan kader yang begitu banyak, tetapi harus menciptakan kader-kader yang mampu menangkap trend dengan memanfaatkan teknologi yang ada melalui sumber Agama/portal islam yang tepat dan benar, caranya mapping dulu potensi kader di berbagai sektor dan memperkuat jejaringnya” Jelasnya.

Pada materi selanjutnya yang disampaikan oleh H. M. Nailur Rochman, S.IP., M.Pd, Tokoh ulama muda yang juga menjabat sebagai ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur yang akrab disapa Gus Amak memaparkan materi tentang “pemuda dan globalisasi, what to do ?”.

Gus Amak mengajak kalangan milenial untuk menyadari dan memahami posisinya sebagai pemuda di masa depan, bahwa pemudalah yang menjadi tumpuan hidup dan penentu masa mendatang. Mereka diajak untuk mengerti posisinya, dimana ia berpijak ditengah globalisasi.

“Globalisasi ini tidak dapat kita bendung, kita dipaksa untuk berenang di dalamnya tetapi kita tidak boleh hanyut olehnya, sehingga pemuda harus mengerti bahwa globalisasi ini bisa berdampak buruk dan negatif terhadap gaya hidup, dan nilai-nilai tradisi maupun yang lainnya”. Terang Gus Amak.

Namun dijelaskan bahwa globalisasi juga bisa berdampak positi. Untuk itu pemuda harus menentukan pilihannya dalam bersikap, belajar, mencari jatidiri dan menjadi warga negara yang baik.

Di akhir kegiatan ini diisi dengan sesi tanya jawab, yang dipandu oleh Ahmad Sukron sebagai moderator, yaitu ada tiga pertanyaan yang disampaikan, penanya pertama dan ketiga dari Alumni Dauroh Muslim Milenial dan penanya kedua dari PMII ketiga pertanyaan tersebut dijawab oleh pemateri pertama dan ditutup dengan ramah tamah.

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAGANA Jatim Salurkan Tandon Air untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

    BAGANA Jatim Salurkan Tandon Air untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Aceh Tamiang, Ansor Jatim — Satuan Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Jawa Timur (Jatim), kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Di sela-sela tugas pemulihan pascabencana hidrometeorologi serta tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, BAGANA Jawa Timur menyalurkan bantuan tandon air bersih kepada masyarakat yang mengalami krisis air. Bantuan tersebut diserahkan pada Kamis, (15/01/2026), kepada warga Dusun Sukajaya, Desa […]

  • Ketua PC GP Ansor Tuban Tekankan Perkuat Kaderisasi

    Ketua PC GP Ansor Tuban Tekankan Perkuat Kaderisasi

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Tuban, Ansor Jatim – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Tuban menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) Ansor ke-91 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu 27 April 2025. Kegiatan itu digelar bersamaan dengan Pengesahan Pengurus Departemen dan Musyawarah Kerja (Musker) ke-I Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tuban masa khidmat 2024-2028. […]

  • Musaffa Safril: PKD adalah Ladang Khidmat dan Belajar Menjadi Kader Tangguh

    Musaffa Safril: PKD adalah Ladang Khidmat dan Belajar Menjadi Kader Tangguh

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Malang, Ansor – Ketua PW Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, hadir dalam pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor Kecamatan Turen yang digelar di Pondok Pesantren Annur Nurul Fajri, Sabtu (14/12/2024). Acara ini juga dihadiri Ketua PC Ansor Kabupaten Malang, Ketua Korwil Ansor Malang Raya, jajaran MWCNU, Forkopimcam Turen, serta para tamu undangan. Sabtu (14/12). Dalam […]

  • Satgas GKMNU Jatim Kuatkan Kapasitas Kader Penggerak GKMNU

    Satgas GKMNU Jatim Kuatkan Kapasitas Kader Penggerak GKMNU

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Surabaya – Pelaksanaan program Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) yang menjadi agenda strategis Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin solid matangkan strategi dan implementasi gerakan di Jawa Timur. Melalui sinergi yang dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementrian Agama Jawa Timur, GKMNU Jawa Timur melakukan konsolidasi dan upgrading kepada satgas penggerak GKMNU guna maksimalkan capaian target […]

  • Ziarah Sunyi di Den Haag: Jejak Spiritualitas Ketua GP Ansor Jatim di Makam Leluhur Presiden Prabowo

    Ziarah Sunyi di Den Haag: Jejak Spiritualitas Ketua GP Ansor Jatim di Makam Leluhur Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Den Haag, Belanda — Di sela-sela kesibukan menghadiri Biennial International Conference di Belanda, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musyaffa Safril, menyempatkan diri melakukan perjalanan spiritual yang sarat makna. Tak hanya menimba ilmu dalam forum internasional, ia juga menapak jejak sejarah dengan berziarah ke makam leluhur Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pada Selasa sore […]

  • Bantu Korban Banjir, GP Ansor Blega Bakti Sosial

    Bantu Korban Banjir, GP Ansor Blega Bakti Sosial

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Ansorjatim – Banjir yang melanda Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, mendapat perhatian dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor kecamatan Blega kabupaten Bangkalan. Mereka pun terjun langsung ke lokasi banjir, diantaranya di beberapa titik terdampak, seperti dusun Sempar, dusun Segit, dusun Pelanggaran, dusun Cangagan, dusun Laok songai dan dusun Daya Sungai, banjir yang melanda berketinggian […]

expand_less