Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Aswaja » PCNU Kota Pasuruan Hadirkan CEO Alvara Pada Sarasehan Muslim Milenial Nusantara

PCNU Kota Pasuruan Hadirkan CEO Alvara Pada Sarasehan Muslim Milenial Nusantara

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

Pasuruan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Muslim Milenial Nusantara, Sabtu (21/08/2021) di Aula Serbaguna PCNU Kota Pasuruan.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB dilaksanakan dalam rangka memperingati tahun baru islam 1443H dengan mengambil tema “Generasi Muslim Milenial di Tengah Arus Globalisasi dan Bonus Demografi”.

Sesuai dengan tema kegiatan, peserta yang dihadirkan dalam acara ini adalah Alumni Dauroh Muslim Milenial, BEM, Senat Mahasiswa, HMJ, PMII, Organisasi santri di beberapa pesantren dan organisasi kepemudaan lainnya di Pasuruan.

Agenda yang berlangsung secara hybrid itu ditujukan agar kalangan milenial dapat memiliki semangat beragama yang Rahmah, tidak terpengaruh negatif oleh perkembangan zaman, serta menyiapkan muslim milenial dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sebanyak 46 peserta hadir di ruangan kegiatan dan 33 peserta mengikuti acara melalui Zoom meeting. Sebelumnya, panitia mengadakan lomba esai sebagai bagian dari tahapan kegiatan sarasehan, dimana esai terbaik dipresentasikan dalam acara tersebut.

Terbaik I Lomba Essey Sarasehan Muslim Milenial Nusantara PCNU Kota Pasuruan, Erdogan Thayyib (Alumni Daurrah Muslim Milenial PCNU Kota Pas Angk-3/Alumni SMA-1), Tema Essay : “Terjerembab Langkah Miopik dalam Berkeislaman”.

Sedangkan Terbaik II diraih Miqdas Ruhul Islami (Ponpes Salafiyah) dengan Tema Essay : “Tut wuri Handayani Semboyan Sakti atau Tersakiti”.

Kegiatan sarasehan kali ini menghadirkan dua pemateri yakni Hasanuudin Ali CEO Alvara Research Center dan H. M. Nailur Rochman, S.IP., M.Pd selaku Ketua PCNU Kota Pasuruan.

Dalam materi pertama Hasanuddin Ali menyajikan data-data mengenai isu dan tantangan masa kini, data BPS 2020 menunjukkan bahwa usia produktif penduduk Indonesia mencapai 70,72%, penduduk muda dari kategori Gen Z dan Milenial mencapai 53,81%.

“Sebagai kaum milenial ditengah bonus demografi ini kita tidak boleh merasa rendah diri, karena banyak negara asing malah belajar kepada kita, yang perlu dipahami adalah posisi kita sekarang dalam gelombang peradaban sejak era pertanian, era industri dan sekarang adalah era informasi. Era sekarang dan masa depan adalah era ide dan kreatif” Terang Hasanudin Ali.

Disisi lain menurut peneliti yang juga Aktivis Ansor itu menyebut masih banyak umat islam yang ingin merubah Indonesia menjadi negara yang berbasis Agama yaitu ada 18,6% dari kalangan pelajar, dan 16,8% dari kalangan mahasiswa hal ini menjadi tantangan bagi kita kaum Nahdliyin, tentunya perilaku tersebut dipengaruhi oleh trend informasi yang mereka dapatkan.

“Sementara persentase rutinitas umat islam yang melihat portal islam milik Nahdliyain hanya 10,2% dan sisanya melihat portal islam di luar nahdliyin. Ini miris sekali, solusinya NU tidak boleh puas hanya dengan kepemilikan kader yang begitu banyak, tetapi harus menciptakan kader-kader yang mampu menangkap trend dengan memanfaatkan teknologi yang ada melalui sumber Agama/portal islam yang tepat dan benar, caranya mapping dulu potensi kader di berbagai sektor dan memperkuat jejaringnya” Jelasnya.

Pada materi selanjutnya yang disampaikan oleh H. M. Nailur Rochman, S.IP., M.Pd, Tokoh ulama muda yang juga menjabat sebagai ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur yang akrab disapa Gus Amak memaparkan materi tentang “pemuda dan globalisasi, what to do ?”.

Gus Amak mengajak kalangan milenial untuk menyadari dan memahami posisinya sebagai pemuda di masa depan, bahwa pemudalah yang menjadi tumpuan hidup dan penentu masa mendatang. Mereka diajak untuk mengerti posisinya, dimana ia berpijak ditengah globalisasi.

“Globalisasi ini tidak dapat kita bendung, kita dipaksa untuk berenang di dalamnya tetapi kita tidak boleh hanyut olehnya, sehingga pemuda harus mengerti bahwa globalisasi ini bisa berdampak buruk dan negatif terhadap gaya hidup, dan nilai-nilai tradisi maupun yang lainnya”. Terang Gus Amak.

Namun dijelaskan bahwa globalisasi juga bisa berdampak positi. Untuk itu pemuda harus menentukan pilihannya dalam bersikap, belajar, mencari jatidiri dan menjadi warga negara yang baik.

Di akhir kegiatan ini diisi dengan sesi tanya jawab, yang dipandu oleh Ahmad Sukron sebagai moderator, yaitu ada tiga pertanyaan yang disampaikan, penanya pertama dan ketiga dari Alumni Dauroh Muslim Milenial dan penanya kedua dari PMII ketiga pertanyaan tersebut dijawab oleh pemateri pertama dan ditutup dengan ramah tamah.

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi dilantik, PAC GP Ansor Panceng Siap Bersinergi

    Resmi dilantik, PAC GP Ansor Panceng Siap Bersinergi

    • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Gresik – Pimpinan Anak cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Panceng resmi dilantik pada sabtu sore (13/02/2020) di lembaga yayasan Raudlotul Ulum desa Banyutengah kecamatan Panceng kabupaten Gresik. Pelantikan dan pengukuhan langsung dipimpin oleh Sahabat Abd Rahim Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten Gresik. Ketua terpilih PAC GP Ansor Panceng masa khidmah 2020-2022 Sahabat Mashul Hadi usai […]

  • Pasca Kerusuhan, Banser Surabaya Turun Tangan dalam Aksi Sosial Bersama Polresta

    Pasca Kerusuhan, Banser Surabaya Turun Tangan dalam Aksi Sosial Bersama Polresta

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    Surabaya, Ansor Jatim – Pasca unjuk rasa yang sempat diwarnai kerusuhan di beberapa titik Kota Surabaya, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Surabaya bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi sosial kerja bakti untuk membantu pemerintah kota. Kegiatan ini diprakarsai Polresta Surabaya dengan fokus membersihkan pos-pos PAM polisi yang ikut terbakar serta membantu pemulihan Polsek Tegalsari yang terdampak […]

  • GP Ansor Kencong Gandeng FKUB Gelar Dialog, Sikapi Kasus Tendang Sesaji

    GP Ansor Kencong Gandeng FKUB Gelar Dialog, Sikapi Kasus Tendang Sesaji

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kegiatan Rakercab,(Rapat Kerja Cabang-Red) ke II dilakukan Pimpinan Cabang gerakan Ansor kencong di aula Dira Shoping Center kencong pada Minggu,(23/1/2022). Mengangkat tema “spirit Ansor dalam merawat Toleransi dan Pluralisme di Indonesia”, dalam kesempatan tersebut juga membedah dialog bersama Wakil Bupati Jember Muhamad Firjaun Bayla Barlaman dan juga Forum Komunikasi Umat Beragama,(FKUB). Dalam kesempatan tersebut, Ketua […]

  • PW GP Ansor Jawa Timur Kecam Keputusan KPU RI Terkait Penggantian Dua Caleg Terpilih

    PW GP Ansor Jawa Timur Kecam Keputusan KPU RI Terkait Penggantian Dua Caleg Terpilih

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Surabaya – Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur mengeluarkan pernyataan sikap terkait keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) yang mengganti dua kader terbaiknya sebagai Caleg Terpilih DPR-RI. Dua kader tersebut adalah Achmad Ghufron Sirodj (Ra Gopong) dan Irsyad Yusuf. Dalam pernyataannya, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa’ Safril, menekankan pentingnya independensi […]

  • GP Ansor Cluring Banyuwangi Galang Bantuan untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

    GP Ansor Cluring Banyuwangi Galang Bantuan untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • visibility 328
    • 0Komentar

    BANYUWANGI, Ansor Jatim – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang di Aceh dan Sumatera, Minggu (7/12/2025). Aksi melibatkan sekitar 50 anggota Ansor dan Banser yang turun ke titik keramaian di Kecamatan Cluring. Diantaranya di Lampu Merah Benculuk, Pasar Benculuk, […]

  • Komentar Gus Yaqut soal Mirip Salib di Spanduk HUT RI, Ada Saran untuk Aa Gym

    Komentar Gus Yaqut soal Mirip Salib di Spanduk HUT RI, Ada Saran untuk Aa Gym

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta polemik soal spanduk HUT ke-75 Republik Indonesia yang dinilai memuat gambar mirip salib supaya dihentikan. Hal ini disampaikan Gus Yaqut saat dimintai tanggapan terkait spanduk HUT ke-75 RI yang membuat gambar berupa pecahan-pecahan supergraphic yang dinilai mirip salib. “Kenapa sih kita ini meributkan hal-hal yang tidak substantif seperti […]

expand_less