Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » GP. Ansor dan Masa Depan Kepemimpinan NU

GP. Ansor dan Masa Depan Kepemimpinan NU

  • account_circle Redaksi 9
  • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
  • visibility 614
  • comment 0 komentar

Perhelatan akbar Kongres XVI Gerakan Pemuda Ansor, akhirnya dilaksanakan pada tanggal 2-3 Februari 2024 di Jakarta. Menariknya, pembukaan Kongres akan dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Setelah itu, para peserta _terkhusus para peserta yang memenuhi syarat masuk forum_ akan bersama Kapal Pelni KM Kelud  bergerak menempuh perjalanan sejauh 210 naval miles menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Perhelatan Kongres XVI adalah momentum strategis, bukan saja membincangkan kontestasi siapa yang layak mengganti estafet kepemimpinan Gus Yaqut Cholil  Qoumas sejak 2016 hingga 2024, tapi bagaimana merancang konsepsi strategis-ideologis GP Ansor masa depan, yakni semacam gagasan baru yang selalu adaptif dengan kondisi kekinian berorganisasi, walau tidak boleh mengabaikan basis nilai ideologis keislaman Aswaja al-Nadhiyyah di satu sisi dan nilai kecintaan pada bangsa sebagaimana diwariskan oleh para pendiri GP Ansor dan NU

Hal ini penting sebab situasi terkini selalu berubah, geopolitik terus cepat berubah sehingga perlu penyikapan yang lebih cerdas sesuai dengan konteksnya. Satu misal, pasca dibekukannya HTI dan FPI, apa yang harus dilakukan oleh  kader-kader GP Ansor di Nusantara kepada eks dua organisasi “terlarang ini”, walau meribah pikiran ideologis tidak semudah membalikkan tangan. Apakah perlu membaca ulang semua materi pengkaderan agar lebih bisa membaca kebutuhan kader sesuai dengan kenyataan kekinian?

Oleh karenanya, “GP Ansor: Peta Jalan NU Masa Depan”, yang menjadi tema ini layak menjadi renungan bersama semua kader ke depan. Siapapun yang akhirnya terpilih menjadi “Ketua Umum”. Pasalnya, GP Ansor memiliki hubungan erat dengan NU, maka karakter dan pola kepemimpinan NU masa depan akan bergantung erat dengan karakter dan pola kepemimpin di GP Ansor sebagai kelanjutan dari proses-proses berorganisasi dari setiap kader.

Gerak Akomodatif
Jadi ke depan adagium al-mufadhah ala al-Qodim al-Shalih wa al-akhdu bi al-jadid al-Ashla, masih cukup layak sebagai paradigma pergerakan GP Ansor dalam menyikapi isu-isu keislaman dan kebangsaan. Pasalnya, paradigma ini akan memastikan tidak ada stagnan dalam setiap proses berorganisasi, misalnya soal bagaimana kaderisasi harus terus dilakukan diberbagai jenjang, sekaligus pengembangan materinya selalu mengalami proses adaptif dengan merespon kondisi isu-isu kekinian.

Maka kedepan, prinsip akomodatif bagi kepemimpin GP Ansor disemua lini menjadi penting dan sangat dibutuhkan. Artinya, siapapun yang terpilih nanti dalam kongres hari ini adalah kader-kader terbaik yang telah memiliki tempaan panjang dalam berproses, bukan ujuk-ujuk datang. Dari sini, kepemimpinan terpilih akan mampu mengakomodasi sahabat-sahabat yang siap mengabdi, bukan sekedar pertimbangan politik, untuk tidak mengatakan sekedar titipan.

Kepemimpinan Gus Yaqut harus diakui telah melahirkan banyak legasi kebaikan, mulai ketegasannya mengomando perlawanan “Satu Komando” terhadap isu-isu radikalisme dan intoleransi hingga optimalisasi proses kaderisasi di berbagai cabang-cabang. Legasi ini layak diteruskan sebagai karakter Gerakan Pemuda Ansor ke depan, dengan terus menggerakkan potensi akomodatif di semua lini yang dimiliki kader.

Kondisi geopolitik yang mudah berubah dengan cepat dibutuhkan kader-kader yang  tidak hanya kuat secara fisik dan jumlah, tapi memiliki kemampuan yang beragam, misalnya kader yang ahli ekonomi, ahli hukum akademisi, pebisnis sukses dan lain-lain. Keragaman potensi ini akan memastikan proses akomodasi lebih mudah dilakukan dan muruah GP Ansor akan semakin kuat dibandingkan organisasi kepemudaan lainnya.

Akhirnya, selamat berkongres GP Ansor yang ke XVI. Yakinlah, apapun yang kita lakukan di organisasi warisan para ulama ini sepanjang memberikan manfaat bagi Islam dan bangsa, terutama dalam mengawal perjuangan NU, pasti akan memberikan keberkahan di dunia, lebih-lebih keberkahan di akhirat. Setidaknya, niat Nderek Perjuangan Para Muasis sebab masa depan NU sangat erat hubungannya dengan GP. Ansor hari ini. Semoga Sukses dan berkah.

Wasid Mansyur
(Wakil Ketua Bidang Pemikiran dan Ideologi PW GP Ansor Jawa Timur)

  • Penulis: Redaksi 9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantu Warga Miskin, PAC Ansor Sumberasih Salurkan Paket Sembako

    Bantu Warga Miskin, PAC Ansor Sumberasih Salurkan Paket Sembako

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Probolinggo – Setelah diluncurkan pada 20 Oktober 2021, gerakan sedekah beras oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumberasih, Kabupaten Probolinggo mulai disalurkan, Ahad (7/11/2021). Penyaluran dilakukan di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih. Diikuti segenap jajaran pengurus lembaga amil zakat (LAZ) GP Ansor kecamatan Sumberasih. Puluhan paket beras dan mie instan yang dihimpun dari gerakan sedekah […]

  • Usai Dikukuhkan, PW MDS Rijalul Ansor Jatim Bakal Gelar Rakerwil di Pesantren Lirboyo Kediri

    Usai Dikukuhkan, PW MDS Rijalul Ansor Jatim Bakal Gelar Rakerwil di Pesantren Lirboyo Kediri

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    Sidoarjo – Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Jatim masa khidmat 2024-2028 resmi dikukuhkan oleh PW Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim di Gedung Jatim Expo Surabaya, Ahad (13/04/2025) sore. Kegiatan ini dikemas dalam acara Syawal Fest Halal Bihalal Akbar dan Inaugurasi Pelantikan Pengurus PW GP Ansor Jatim. Wakil Ketua IX […]

  • Melawan Sampah Tanpa Menunggu Negara

    Melawan Sampah Tanpa Menunggu Negara

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh: Agus Ahmadi Aksi turun membantu korban bencana sering dipuji sebagai kepedulian sosial. Namun upaya mencegah bencana justru kerap dianggap tidak menarik, bahkan diabaikan. Pengelolaan sampah adalah contoh paling nyata. Ia tidak heroik, tidak viral, dan jarang mendongkrak elektabilitas. Karena itulah ketika negara berjalan lambat, masyarakat memilih bergerak lebih dulu. Aksi nyata pengelolaan sampah sejatinya […]

  • Ansor Banyuwangi : Tindak Tegas Travel Umroh yang Gagal Berangkatkan Jamaah

    Ansor Banyuwangi : Tindak Tegas Travel Umroh yang Gagal Berangkatkan Jamaah

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Banyuwangi – Kasus gagal berangkat umroh kembali terjadi. Sejumlah calon jamaah umroh menjadi korban atas buruknya manajemen travel umroh yang tidak mampu berangkatkan jamaahnya. Merespon kasus yang meresahkan umat tersebut, Ketua PC GP Ansor Banyuwangi H. Ikhwan Arief memberikan pernyataan tegas atas kejadian gagal berangkat jamaah umroh oleh sebuah perusahaan travel yang ber-homebase di banyuwangi […]

  • Satsus Bagana PC. GP Ansor Bangil Terjunkan Tim Bantu Lokalisir Kebakaran Hutan Arjuno

    Satsus Bagana PC. GP Ansor Bangil Terjunkan Tim Bantu Lokalisir Kebakaran Hutan Arjuno

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Bangil – Kebakaran hutan yang terjadi beberapa hari terakhir di kawasan gunung arjuno kian meluas dan mengkhawatirkan. Cuaca panas ekstrim telah membuat area hutan terbakar seluas 3.190 hektar. Situasi tersebut membuat PC GP Ansor Bangil melalui Satuan Khusus Banser Siaga Bencana (BAGANA) Menerjunkan kader terbaiknya untuk membantu proses pemadaman kebakaran yang dilakukan pemerintah daerah. Kasatsus […]

  • Adaptif Terhadap Tantangan Global, Kader Ansor Banser Tulungagung Tanam 1230 Pohon Alpukat

    Adaptif Terhadap Tantangan Global, Kader Ansor Banser Tulungagung Tanam 1230 Pohon Alpukat

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • visibility 698
    • 0Komentar

    Tulungagung, Ansor Jatim – Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Tulungagung menggelar Apel Peringatan dan Apel Kader Banser Ketahanan Pangan di Kampus II STAI Diponegoro Tulungagung. Acara ini menjadi simbol kebangkitan peran pemuda dalam menjaga masa depan bangsa melalui aksi nyata ketahanan pangan. Sabtu (24/05/2025). Sebanyak 1230 pohon alpukat ditanam serentak […]

expand_less