Breaking News
Trending Tags
Beranda » Sejarah » Di Dokumen Rahasia AS, Bagaimana Peran Ansor saat 1965?

Di Dokumen Rahasia AS, Bagaimana Peran Ansor saat 1965?

  • account_circle Ansor Jatim
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
  • visibility 686
  • comment 5 komentar
  • print Cetak

Jakarta – Sebanyak 39 dokumen rahasia milik Kedutaan Besar Amerika di Indonesia tahun 1964-1968 yang mengungkap beberapa fakta terkait rangkaian peristiwa 1965 membuka kembali sejarah kelam bangsa Indonesia. Beberapa dokumen itu menyebut sejumlah organisasi Islam di Indonesia turut serta dalam rangkaian pembantaian anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI), salah satunya Ansor.

Dalam sebuah telegram bertanggal 26 November 1965, dari Konsulat AS di Surabaya kepada Kedutaan Besar AS di Jakarta misalnya, menyebut keterlibatan Ansor yang turut serta membantai anggota PKI. “Seorang misionaris yang kembali dari Kediri pada 21 November melihat sejumlah mayat yang mengapung di sungai sementara misionaris yang kembali dari Mojokerto melihat ada 29 mayat,” dikutip dalam telegram tersebut.

Akibat pembantaian tersebut sebanyak lima stasiun di Jawa Timur tidak beroperasi akibat ditinggal para pekerjanya. Mereka lebih memilih tidak bekerja setelah mendengar banyak rekan-rekan mereka turut dibantai.

Tak hanya itu, banyak diantaranya para aktor-aktor ludruk, yang menjadi kantong-kantong pendukung PKI, turut dibantai. Para pemuda Ansor ditulis melakukan pembantaian dengan cara memotong tenggorokan anggota PKI dan menyebut hal ini sebagai “perang suci” karena membunuh orang-orang kafir.

Ketika dimintai tanggapannya terkait dokumen itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan belum mengetahui kebenaran dokumen rahasia tersebut. Apalagi mengenai keterlibatan Ansor yang turut disebut dalam dokumen itu.

“Saya belum mengetahui kebenaran dokumen tersebut, karena saat ini sulit mudah mempercayai dokumen begitu saja. Terlebih adanya media sosial yang canggih, semakin mudah pula hoax menyebar,” kata Yaqut saat dihubungi Tempo pada Kamis, 19 Oktober 2017.

Yaqut juga mengungkapkan bahwa pembantaian yang terjadi pada 1965-1966 merupakan ketidaksengajaan. Terlebih dari organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) tidak ada instruksi pembantaian saat ketegangan terjadi. Jika dokumen rahasia dari Kedutaan Besar Amerika Serikat memang benar adanya, kata Yaqut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu melihat situasi saat itu.

Sementara itu, menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, dokumen tersebut tidak serta-merta bisa dijadikan sebagai bagian dalam proses penyelidikan. “Tentu perlu suatu upaya untuk meyakini betul, apakah informasi-informasi, apalagi dari luar negeri, itu layak untuk dijadikan suatu bagian dari kerugian-kerugian itu,” kata dia.

Dokumen 1965 Diungkap, Amerika Terlibat dalam Pembantaian PKI

Dokumen tersebut dipublikasikan secara terbuka atas permintaan lembaga nirlaba National Security Archive di The George Washington University, Amerika Serikat pada Selasa, 17 Oktober 2019. Kebanyakan di antaranya adalah surat kawat (telegram), laporan mingguan Kedutaan kepada Kementerian Luar Negeri AS, serta sebuah laporan situasi terbaru dari Direktur Intelijen Angkatan Udara RI. Dokumen tersebut mengungkap sejumlah fakta dalam peristiwa 1965, termasuk keterlibatan beberapa pihak termasuk NU dan Muhammadiyah serta anggota militer termasuk tokoh-tokoh yang ingin mengulingkan pemerintahan Soekarno.

  • Penulis: Ansor Jatim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gowes Kemanusiaan, PAC GP Ansor Sukodono Kirim APD dan Kampanye Prokes ke Ponpes

    Gowes Kemanusiaan, PAC GP Ansor Sukodono Kirim APD dan Kampanye Prokes ke Ponpes

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2020
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sidoarjo – Kasus Covid-19 yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur beberapa waktu lalu, menjadi pelajaran bagi kita semua. Dikhawatirkan, resiko pesantren menjadi klaster akan meningkat mengingat banyaknya orang yang berkumpul di satu tempat dengan interaksi yang cukup tinggi. Menyikapi hal tersebut, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor […]

  • Gus Syafiq Hadiri Pelantikan dan Peletakan Batu Pertama Kantor PC GP Ansor Ngawi.

    Gus Syafiq Hadiri Pelantikan dan Peletakan Batu Pertama Kantor PC GP Ansor Ngawi.

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Ngawi – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Ngawi masa khidmat 2020-2024 resmi dikukuhkan  oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Pelantikan kali ini dilaksanakan di pendopo wedya graha kabupaten Ngawi. Naskah pelantikan dibacakan langsung oleh Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur. Rabu, 10/11/2021. Selain pelantikan PC GP ANSOR Ngawi juga tancap gas dengan peletakan batu […]

  • 5.000 Personil Ansor Banser Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo

    5.000 Personil Ansor Banser Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • visibility 385
    • 0Komentar

    ansorjatim, Sidoarjo – 1 Oktober 2024 – Sebanyak 5.000 personil Ansor dan Banser Jawa Timur mengadakan Apel Akbar memperingati Hari Kesaktian Pancasila di area parkir timur Gelanggang Olahraga (GOR) Sidoarjo. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur ini mengusung tema “Mengawal Kepemimpinan Indonesia ke Depan”. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk […]

  • Perayaan Hari Santri di Ponorogo Diawali Dengan Dentuman Meriam Bambu

    Perayaan Hari Santri di Ponorogo Diawali Dengan Dentuman Meriam Bambu

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • visibility 532
    • 5Komentar

    Ansorjatim.or.id, Ponorogo – Dentuman meriam bumbung menjadi simbol pembukaan Kirab 100 Ribu Doa Pager Bumi, KH M Hasyim Asy’ari, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Ponorogo. Hal tersebut sebagai rangkaian hari santri. Untaian 100 ribu doa dengan aji-aji limo yang tanpa meninggalkan kearifan lokal ini memberikan pesan dan menunjukkan kemajuan santri yang berbudaya dan religius. Setidaknya […]

  • Pandemi Belum Berakhir, GP. Ansor Pangkahwetan Tergerak bagi Masker dan Handsanitizer

    Pandemi Belum Berakhir, GP. Ansor Pangkahwetan Tergerak bagi Masker dan Handsanitizer

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Gresik – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Pangkahwetan Kecamatan Ujungpangkah, membagikan masker dan handsanitizer gratis ke tempat-tempat keramaian diantaraya warung kopi dan Kedai, Minggu (25/07/2021) Ketua PR. GP. Ansor Pangkahwetan, Syahrul Mubarok menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini salah satunya untuk meminimalisir penyebaran virus COVID-19 di Wilayah Desa Pangkahwetan kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. “Kegiatan bagi […]

  • Launching Takjil Jalanan PAC GP Anshor Palang

    Launching Takjil Jalanan PAC GP Anshor Palang

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Tuban – Bulan suci Ramadan adalah bulan dimana manusia berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala. Begitu pula yang dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Palang dalam memperingati bulan yang penuh ampunan ini. Dikupas dalam acara Launching bagi takjil PAC GP Ansor Palang ikut serta berbagi makanan dan minuman kepada masyarakat yang membutuhkan […]

expand_less